Beranda Daerah Akses Jalan Sempat Diblokir, Pertamina Siap Akomodir Aspirasi Warga Desa Pusakaratu

Akses Jalan Sempat Diblokir, Pertamina Siap Akomodir Aspirasi Warga Desa Pusakaratu

Jabarpress.com, Subang – Akses jalan masuk menuju proyek Pertamina di Dusun Pusakajati Desa Pusakaratu Kecamatan Pusakanagara yang sempat ditutup warga, akhirnya dibuka kembali, Kamis (3/5/2021).

Dibukanya akses jalan pertamina yang sempat diblokir itu dilakukan setelah masyarakat bermusyawarah dengan pihak pertamina. Hadir dalam musyawarah tersebut, Camat Pusakanagara M Rudi, Kapolsek Pusakanagara Kompol Hidayat, Danramil 0511 Pusakanagara Kapten (Inf) Sanadi, perwakila PJT Jatiluhur, perwakilan Pertamina, serta pihak Desa Pusakaratu.

Humas PT Pertamina, Lutfi, membenarkan akses jalan masuk sempat ditutup oleh warga Desa Pusakaratu. Namun kini sudah dibuka kembali dan aktivitas kembali normal.

“Alhamdulillah permasalahan dengan masyarakat tadi sudah clear dan jalan sudah kembali dibuka sehingga aktifitas sudah kembali normal. Memang tadi pagi warga sempat menutup jalan masuk, akan tetapi setelah kita berkomunikasi dengan warga dan disaksikan oleh muspika Kecamatan Pusakanagara dan pihak PJT semuanya udah klir, gak ada permasalahan lagi,” tutur Lutfi kepada Jabarpress.com.

Terkait tuntutan warga agar jalan yang dilalui oleh proyek Pertamina dicor, pihaknya mengaku tidak keberatan. Namun untuk merealisasikan ini perlu ada mekanismeu yang harus ditempuh, mengingat bahwa jalan yang dilalui oleh proyek Pertamina ini merupakan jalan milik PJT Jatiluhur.

“Jadi tidak serta merta Pertamina bisa memperbaiki jalan, akan tetapi harus melalui prosedur dengan surat menyurat terlebih dahulu. Apabila nanti setelah warga mengajukan surat ke PJT dan hasilnya seperti apa, sambil menunggu kami pun di manajemen akan disampaikan pula apakah bisa direalisasikan tuntutan warga itu atau tidak, karena kita kaitannya dengan perusahaan negara, maka kita harus mengajukan ke negara dan anggaran tahun ini kebetulan belum ada,” paparnya.

“Sambil menunggu jawaban dari PJT, kami dari pihak manajemen disampaikan pula mudah mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama apabila sudah ada izin kami sebagai humas bisa merealisasikan dan hasilnya bisa dimanfa’atkan oleh warga,” tegas Lutfi.

Camat Pusakanagara, M Rudi, menambahkan, Pertamina merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) sama dengan proyek Pelabuhan Patimban, karena itu tidak boleh ditolak.

“PSN itu tidak boleh ditolak karena itu proyek negara, siapapun tidak boleh menolaknya karena itu kepentingan untuk negara, tapi mungkin ada kewajiban-kewajiban dari Pertamina yang harus diberikan kepada masyarakat terdampak dan masyarakatpun menanyakan kewajiban kewajiban yang akan diberikan itu seperti apa. Selama ini mungkin komunikasinya belum nyambung, dan sekarang mungkin ini hikmah dari permasalahan tadi, kita bisa bersilaturahmi dengan pihak pertamina, intinya kami Pemerintah Kecamatan Pusakanagara sangat mendukung pembangunan Proyek Strategis Nasional yang ada di daerah Pusakanagara,” imbuh M Rudi.

(Asep ocayy / Redaksi)