Beranda Warta Desa Pemdes Karangwangi Gelar Bimtek Pemutahiran Data SDGs Desa Untuk Akurasi Data Penduduk

Pemdes Karangwangi Gelar Bimtek Pemutahiran Data SDGs Desa Untuk Akurasi Data Penduduk

Jabarpress.com, Subang–Pemdes Karangwangi Kecamatan Binong menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Data Sustainable Development Goals (SDGs) Desa Tahun 2021 di aula Kantor Desa Karangwangi, Selasa (20/4/2021).

Kades Karangwangi Kecamatan Binong, Wahidin, SE, mengungkap, bimtek pemutahiran data SDGS Desa diikuti peserta dari unsur RT, RW, ibu-ibu kader, tokoh masyarakat dan lembaga di tingkat desa.

“Kegiatan bimtek pemutahiran data SDGS desa ini dibiayai Dana Desa Tahun Anggaran 2021,” ujar Kades Wahidin kepada Jabarpress.com.

Dia menerangkan, pemutahiran data penduduk dilakukan untuk mendapatkan data pribadi warga yang lebih akurat. Beberapa hal yang didata meliputi usia produktif dan non produktif, mata pencaharian, rata-rata penghasilan bulanan atau harian, tingkat ekonomi, dan data data relevan lainnya.

“Pemutahiran data penduduk supaya lebih akurat, baik dari segi usia, mata pencaharian, penghasilannya berapa, agar kita mengetahui tingkat kemampuan ekonomi masyarakat berapa,” paparnya.

Dia menyebut, target dari kegiatan pemutahiran data ini agar pemerintah betul-betul memiliki data yang akurat sebagai bahan program pembangunan kedepan.

“Targetnya agar pemerintah beener bener punya data akurat, misalnya data usia produktif warga dari usia berapa ke berapa, lalu usia yang tidak produktip atau tidak bekerja berapa. Ini nanti jadi bahan perhatian pemerintah,” pungkas Wahyudin.

Diketahui, bahwa SDGs adalah salah satu program PBB yang diadopsi oleh Indonesia untuk program pembangunan yang berkelanjutan. Salah satunya programnya yaitu meningkatkan pembangunan desa dan pemutakhiran data berbasis SDGs. Dimana dari data itu akan menghasilkan 18 point, diantaranya, desa tanpa kemiskinan, desa tanpa kelaparan, sehat dan sejahtera, desa layak air bersih dan sanitasi, infrastruktur desa dan inovasi desa sesuai kebutuhan dan desa dinamis dan budaya desa adaftif.

Hasil pemutakhiran data SDGs ini akan terangkum dalam Sistem Informasi Desa (SID).

SDGs ini diadopsi karena Indonesia masih masuk pada posisi negara berkembang dalam keanggotaan PBB. Dengan itu, sebagai negara berkembang tentu harus terus berupaya untuk lebih maju, salah satunya lewat SDGs ini.