Beranda Daerah Korwil Disdikbudd Serangpanjang Bantu Korban Banjir Galian Patimban

Korwil Disdikbudd Serangpanjang Bantu Korban Banjir Galian Patimban

Jabarpress.com, Subang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Korwil Dikbud Kecamatan Serang Panjang salurkan bantuan kemanusiaan dampak banjir Dusun Galian Desa Patimban Kecamatan Pusakanagara, Selasa (16/02/2021).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Korwil Dikbud Serangpanjang Atang Rahmat kepada Korwil Dikbud Pusakanagara, Ase Rosmana, bantuan langsung disalurkan kepada warga terdampak banjir Dusun Beting, Galian, Tanjungjaya, dan Dusun Lampes.

Korwil Dikbud Serangpanjang Atang Rahmat, mengatakan bantuan ini merupakan kepedulian pihaknya terhadap korban banjir pantura.

“Alhamdulillah kami Korwil Dikbud Serangpanjang kerjasam dengan PGRI Serangpanjang, kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) serta orang tua murid yang peduli korban banjir telah berhasil mengumpulkan sumbangaan berupa Mi Instan, makana siap saji, air mineral, lap pel, obat obatan dan pakean yang masih layak pake, untuk disalurkan ke wilayah Dusun Galian Desa Patimban,” ujar Tatang kepada Jabarpress.com disela sela penyerahan bantuan di Kantor Korwil Dikbud Pusakanagar.

“Karena kami ruang lingkupnya di Dunia Pendidikan, bantuan korban banjir ini sengaja kami salurkan langsung lewat Korwil Dikbud Pusakanagara, biar bantuan tersebut oleh Korwil Dikbud Pusakanagara langsung diserahkan kepada masing masing sekolah yang terdampak banjir, maupun langsung kepada masyarakat”, terangnya.

Bantuan dampak banjir Galian Patimban, mendapat apresiasi dari Korwil Dikbud Pusakanagara, Ase Rosmana.

“Kami atas nama Korwil Dikbud Pusakanagara mengucapkan terimakasih sekali kepada Korwil Dikbud Serang Panjang yang telah peduli terhadap warga masyarakat terdampak banjir, khusunya Desa Patimban, dimana di wilayah kerja Korwil Dikbud Pusakanagara ada empat (4) Sekolah yang masih terendam banjir yaitu SD Santang Galian dan Yayasan Bahrul ulum tingkat pendidikan SD, SMP Dusun Tanjung Jaya, SD Kota Sari Desa Kota Sari dan SD KH Dewantara Desa Pusakaratu, sedangkan untuk SD RA Kartini, Sekolahnya memang tidak terendam akan tetapi rumah orang tua muridnya ikut terendam yakni di dusun genteng dan dusun beting,” pungkas Ase.

(Asep Occay)