Beranda Pendidikan Wow, 58 Sekolah SD & SMP Di Subang Dapat Bantuan Alat Belajar...

Wow, 58 Sekolah SD & SMP Di Subang Dapat Bantuan Alat Belajar Daring Senilai Rp21 Miliar

Jabarpress.com., Subang–Bupati Subang H Ruhimat alias Kang Jimat menyerahkan bantuan alat belajar mengajar jarak jauh (daring / online) berbasis video conference kepada 58 sekolah SD dan SMP se Kabupaten Subang di halaman Rumah Dinas Bupati, Rabu (13/01/2021).

Selain Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Subang Tatang Komara beserta jajarannya, hadir pula dalam kesempatan tersebut 38 perwakilan kepala sekolah SD dan 20 kepala sekolah SMP se-kabupaten subang.

Dalam laporannya, Kadisdikbud Subang Tatang Komara, S.Pd, M.Si mengucapkan terima kasih dan rasa syukurnya atas pemberian bantuan ini.

“Ada 58 sekolah se kabupaten subang yang mendapatkan bantuan tersebar di seluruh kecamatan, tidak dibeda-bedakan,” ujar kadisdik.

Kang Jimat kembali mengingatkan dan berharap agar para hadirin dan insan pendidik berkenan membantu sosialisasi dan edukasi terkait protokol kesehatan Covid 19.

“Terkait bantuan saya merasakan kegundahan bapak/ibu untuk itu saya lebih mengutamakan keselamatan jiwa dan kesehatan para siswa,” ujarnya terkait kebijakannya tentang pembelajaran jarak jauh di kabupaten subang.

Dia mengapresiasi kepada kepala dinas pendidikan dan kebudayaan subang yang telah bergerak cepat bekerja sama dan berkolaborasi hingga bantuan ini bisa terwujud.

Adapun bantuan yang diterima berupa seperangkat alat pembelajaran jarak jauh melalui video confrence berupa: LCD TV, tablet, laptop, kamera confrence, proyektor, wifi router, speaker aktif, tripod & printer.

Penyerahan bantuan diberikan secara simbolis kepada perwakilan kepala sekolah SD dan SMP yaitu Kepala SDN Sukarahayu Subang Hj. Yayan Suryani, S.Pd., Kepala SMPN 1 Ciasem, H.Dedi Sugianto, S.Pd, M.Pd.

Sementara itu, berdasarkan informasi dan hasil penelusuran Jabarpress.com, anggaran pengadaan peralatan pembelajaran jarak jauh (daring) melalui video conference di Kabupaten Subang ini diperkirakan mencapai Rp21,5 miliar, terdiri dari pengadaan alat pembelajaran jarak jauh untuk sekolah SMP senilai Rp7,5 miliar dan untuk sekolah SD senilai Rp14 miliar. Tender pengadaan peralatan pembelajaran online ini dimenangkan perusahaan asal Jakarta.