Beranda Warta Desa 3 Warganya Kena Kusta, Pemdes Belendung Gelar Musyawarah Masyarakat Desa Prioritaskan Kesehatan...

3 Warganya Kena Kusta, Pemdes Belendung Gelar Musyawarah Masyarakat Desa Prioritaskan Kesehatan dan Pendidikan

Jabarpress.com., Subang–Pemdes Belendung Kecamatan Cibogo menggelar Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) di aula iantor desa, Senin (11/1/2021).

Kegiatan bekerjasama dengan UPTD Puskesmas DTP Cibogo serta dihadiri Kades Belendung Kecamatan Cibogo Hartono beserta jajarannya, Bidan Desa, Bhabinkamtibmas Polri, Babinsa TNI AD serta para kader desa dan perwakilan Puskesmas Cibogo, kegiatan menggunakan prokes 3M covid 19.

Kades Belendung Kecamatan Cibogo Hartono menyebut, kegiatan musyawarah masyarakat desa (MMD) ini, ibu-ibu kader PKK desa mencari bahan pengajuan-pengajuan yang menjadi skala prioritas melalui musrenbangdes untuk dilanjutkan ke musrenbang tingkat kecamatan. Kegiatan musyawarah ini bertujuan mencari kesepakatan untuk kebutuhan warga desa. Nantinya, pengajuan dari musrenbangdes akan dibawa ke tingkat musrenbang kecamatan.

“Lalu kita tinggal menunggu hasilnya,” ujar Hartono kepada Jabarpress.com.

Dia mengimbau warganya tetap patuhi prokes 3M covid.

“Perlu kita ketahui terkait dengan wabah penyebaran virus korona yang saat ini semakin meningkat, sehingga saya mengimbau kepada warga masyarakat agar waspada kaitan dengan bahayanya penyebaran virus korona atau covid 19, kita harus waspada dan berhati-hati, serta kita harus melakukan prokes 3M, yakni menjaga jarak, mencuci tangan pake sabun dengan air mengalir, dan wajib memakai masker guna memutus mata rantai covid 19,” ucapnya.

Bidan Desa Belendung Nia Destiani S.Tr, Keb mengatakan, berbagai ajuan para kader PKK desa yang dibawa ke musyawarah masyarakat desa (MMD) akan ditampung untuk diajukan ke musrembangdes. Dia menyebut, dari 15 item pengajuan, pihaknya akan memprioritaskan 10 pengajuan.

“Adapun data akhir tahun 2020 bulan Desember kita menunggu data dari para kader. Hasil pendataan para kader, ada 15 permasalahan yang akan diajukan, dan dari 15 iteum kita ajukan 10 item sesuai dengan skala prioritas yang kita ajukan melalui kegiatan MMD, artinya musyawarah bersama, selanjutnya kita mencari solusi kesepakatan bersama, apa saja yang dibutuhkan dari pengajuan tersebut, selanjutnya untuk pengajuan ke tingkat desa,” tuturnya.

“Setelah pengajuan ke tingkat desa diterima, selanjutnya musrembang tingkat kecamatan, diharapkan kedepannya dari hasil pengajuan kita ada tindak lanjutnya karena pengajuan ini sesuai dengan skala prioritas, serta ada realisasinya dan dikabulkan, karena sesuai ajuan yang menjadi prioritas itu ada 10 ietem,” imbuhnya.

Wangsih (40 tahun) perwakilan Kader PKK Desa Belendung menambahkan, kaitan dengan ajuan – ajuan melalui musyawarah masyarakat desa (MMD), pihaknya lebih memprioritaskan kesehatan dan pendidikan yakni penanganan penyakit kusta, ibu hamil kek, dan bayi balita BGM.

“Di Desa Belendung sendiri ada 3 orang penderita penyakit kusta dan mereka sudah diberikan penanganan secara privat serta diberikan obat untuk orang yang mengidap penyakit kusta, namun si penderitanya tinggal sadar dan sering minum obat sesuai dengan anjuran dokter, diharapkan ajuan – ajuan untuk penanganan kusta, ibu hamil Kek, dan anak balita BGM agar dikabulkan karena hal ini perlu perhatian serius pihak pemerintah,” pungkasnya.

(Ajat Sudrajat)