Beranda Daerah Diundang Bupati, 65 Ormas/LSM/OKP Gelar Deklarasi Subang Cinta Damai

Diundang Bupati, 65 Ormas/LSM/OKP Gelar Deklarasi Subang Cinta Damai

Jabarpress.com, Subang–Puluhan organisasi kemasyarakatan (Ormas), LSM dan OKP (Organisasi Kemasyarakatan Pemuda) se-Kabupaten Subang mengikuti acara Deklarasi Menolak Anarkisme “Subang Cinta Damai” yang dihadiri oleh Bupati Subang H Ruhimat alias Kang Jimat, Wakil Bupati Agus Masykur Rosadi alias Kang Akur dan Kapolres AKBP Aries Kurniawan Widiyanto di Aula Pemda Subang, Senin (19/10/2020).

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kabupaten Subang Narca Sukanda, S.Sos, Kepala Kejaksaan Negeri Subang, Ketua Pengadilan Negeri Subang dan para Ketua Organisasi Keagamaan, Kemasyarakatan dan Kepemudaan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada sekitar 65 lembaga ormas, LSM dan OKP yang diundang oleh Pemkab Subang untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Deklarasi Subang Cinta Damai digelar untuk menyikapi dinamika politik di Indonesia yang menimbulkan gejolak di berbagai daerah terkait Undang-undang Omnibus law atau Cipta Kerja, sehingga banyak ormas yang telah menyampaikan aspirasinya kepada Polres. Oleh karena itu perlu adanya penyatuan pandangan dan komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolres Subang AKBP Aries Kurniawan Widiyanto, S.H. memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan demo yang dilaksanakan dengan tertib tanpa kericuhan. Hal tersebut patut diapresiasi karena di beberapa daerah demo disertai aksi ricuh.

“Kami mengajak seluruh pihak di Kabupaten Subang untuk bersama mewujudkan Subang yang aman dan kondusif,” ujar kapolres.

Bupati Subang Kang Jimat menyampaikan bahwa dalam mewujudkan ketentraman dan kedamaian di Kabupaten Subang untuk mencapai kesejahteraan masyarakat Subang sangat membutuhkan kerjasama dan gotong royong. Kang Jimat juga mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah berupaya mengadakan kegiatan ini dengan lancar walau di tengah pandemi Covid-19.

“Dalam rangka mewujudkan kondusifitas keamanan dna ketertiban masyarakat serta tetap menjaga kenyamanan di wilayah Kabupaten Subang perlu adanya komunikasi, koordinasi serta komitmen diantara seluruh elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Subang,” katanya.

Dia berharap kegiatan yang dihadiri oleh unsur Forkopimda, TNI/POLRI, tokoh agama, cendikiawan, mahasiswa, serta organisasi kepemudaan, LSM dan ormas lainnya mampu menyatukan tekad yang kuat agar kabupaten Subang selalu damai, tentram dan nyaman.

“Dengan dilaksanakannya deklarasi Subang Cinta Damai dan Menolak Anarkisme pada hari ini, saya yakin seluruh masyarakat mampu bersinergi menjaga kondusifitas kamtibmas di Kabupaten Subang. Saya terima kasih kepada serikat para buruh dan yang telah melakukan demo sebagai cara penyampaian aspirasinya terkait UU Cipta Kerja dengan damai tanpa kerusuhan,” ujarnya.

Kang Jimat juga menyampaikan bahwa negara menjamin hak masyarakat untuk mengutarakan pendapatnya di muka umum. Namun perlu diingat bahwa hal tersebut harus dilakukan dengan tertib dan sesuai aturan yang berlaku.

Memasuki era industrialisasi di Subang, pihaknya meminta dukungan seluruh masyarakat untuk dapat menjaga iklim usaha tetap kondusif.

“Di masa pandemi ini mari kita buktikan bahwa Subang masih bisa terus berinovasi, meningkatkan kreativitas serta dapat menunjukkan bahwa Subang mampu lebih maju dari daerah lainnya. Saya berpesan untuk semuanya agar jangan pernah menyerah berusaha. Saya selalu percaya bahwa jika ada kemauan selalu ada jalan dan jika ada kesulitan pasti ada kemudahan,” pungkas bupati. (Adv)