Beranda Pendidikan 21.749 Siswa Madrasah Diniyah Dapat Bantuan Dana BODD Dari Pemkab Subang

21.749 Siswa Madrasah Diniyah Dapat Bantuan Dana BODD Dari Pemkab Subang

Jabarpress.com, Subang–Sebanyak 21.749 siswa yang tersebar di 600 madrasah diniyah mendapat bantuan dana BOSDA atau BODD (Bantuan Operasional Diniyah Daerah) dari Pemkab Subang.

Hal ini diungkapkan Bupati Subang H Ruhimat alias Kang Jimat saat mengikuti kegiatan istighosah dan launching Hari Santri Nasional (HSN) 2020 di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Subang, Jum’at pagi (16/10/2020).

“Sebagai upaya mendukung kemajuan pesantren, kita telah memberikan bantuan anggaran pemberdayaan kepada 35 pondok pesantren masing-masing pesantren Rp40 juta. Selain itu, sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah kepada peningkatan kualitas santri, Pemda Subang juga telah menyalurkan Bosda untuk pontren kepada 21.749 siswa madrasah diniah, yang tersebar di 600 madrasah diniyah,” papar Kang Jimat.

Selain itu, sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah Kabupaten Subang kepada pesantren terdampak covid19, telah menganggarkan dana sebesar Rp1 miliar untuk 146 pesantren ditambah dengan bantuan APD.

“Saya berterimakasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, yang telah berupaya agar dapat terlaksana kegiatan rangkaian peringatan hari santri yang diawali dengan istighosah. Tema hari santri tahun 2020 adalah “santri sehat, indonesia kuat”. Isu kesehatan yang diangkat menjadi tema hari santri, dilatarbelakangi oleh kondisi pandemi covid-19 yang tengah melanda masyarakat dunia. Di beberapa pesantren, telah berhasil melakukan upaya pencegahan, pengendalian dan penanganan dampak pandemi covid-19,” ucapnya.

Hal tersebut menjadi bukti bahwa pesantren memiliki kemampuan dalam menangani pandemi walaupun dengan berbagai keterbatasan fasilitas. Kuncinya adalah kedisiplinan, kepatuhan, kehati-hatian serta keteladanan yang diajarkan oleh para kiyai dan pimpinan pondok pesantren.

“Ulama dan santri memiliki peran yang sangat penting dalam narasi sejarah bangsa Indonesia, kontribusi ulama dan santri terbukti kokoh dalam menguatkan pondasi NKRI. Mengikis habis paham radikalisme, harus terus dilakukan. Karena Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamiin. Menghadapi era industrialisasi di Kabupaten Subang, santri harus memiliki semangat yang kuat sehingga mampu menghadapi tantangan global serta mampu berdaya saing,” tegas bupati.

Kepala Kemenag Subang H Abdurohim, menyampaikan, Subang mengirimkan kafilah sebanyak 4 orang untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional ke-XXVIII tahun 2020 di Provinsi Sumatera Barat yang dilaksanakan pada 12-21 November 2020.

“Subang saat ini sudah diperhitungkan dan sejajar dengan kabupaten lain. Kemenag juga sudah selesai membangun Pusat Layanan Haji dan Umroh Tepadu yang tujuannya untuk melayani calon jemaah haji, yang sebelumnya membutuhkan waktu 2 hari, dengan layanan di pusat layanan dapat selesai dalam 2 jam,” imbuhnya.

Abdurohim juga mengatakan, Kemenag menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Subang yang sudah memberikan kepada Kemenag 10 titik untuk lokasi KUA, 10 hektar lahan untuk MAN Insan Cendekia, 5 hektar lahan untuk UIN Bandung dan 5 hektar untuk lokasi POB (Pusat Observasi Bulan).

Terkait rangkaian acara kompetisi santri tahun ini, Panitia Hari Santri Nasional Kabupaten Subang akan menyelenggarakan lomba MQK, pidato, marawis/hadroh, kebersihan pesantren, kaligrafi dan komik Arab pegon, stand up comedy, dan lomba Literasi dan Vidio dokumenter.