Beranda Daerah TP PKK Subang Gagas Program PKK NYAKOLA Cegah Kekerasan Anak, Kepala DP2KBP3A:...

TP PKK Subang Gagas Program PKK NYAKOLA Cegah Kekerasan Anak, Kepala DP2KBP3A: Kaum Wanita Jangan Sembarang Poto Selpi di Medsos Ya!

Jabarpress.com, Subang–Ketua TP PKK Kabupaten Subang Hj Yoyoh Sopiah Ruhimat menyampaikan inovasi program PKK yakni PKK NYAKOLA (PKK NYAAH KA BUDAK SAKOLA). Ini sebuah program inovasi PKK untuk melakukan aksi preventif untuk pencegahan kekerasan seksual pada anak.

Program PKK NYAKOLA disampaikan Hj Yoyoh saat menghadiri rapat koordinasi DP2KBP3A Subang dalam rangka upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang diselenggarakan di Ruang Rapat Bupati, Selasa (13/10/2020). Rapat koordinasi dipimpin Kepala DP2KBP3A Subang, Dra Nunung Suryani.

Ketua PKK Kabupaten Subang Hj Yoyoh Sopiah Ruhimat menyampaikan PKK Kabupaten Subang telah berkontribusi untuk penanganan kekerasan terhadap anak dan perempuan dengan memberikan bantuan kepada korban kekerasan terhadapa anak dan perempuan, juga telah memberikan bantuan kepada perempuan dengan HIV AIDS, anak anak disabilitas berupa masker, sembako, telur, dan uang tunai.

“Untuk korban traficking perempuan, kita sudah mengkoordinasikan bantuan rutilahu dari Bank Subang untuk diberikan kepada korban,” ujar istri Bupati Subang H Ruhimat ini.

Kepala DP2KBP3A Subang, Dra Nunung Suryani, mengingatkan agar masyarakat lebih peka terhadap orang terdekat dan lingkungan sekitarnya, dalam upaya melindungi kaum perempuan dan anak-anak serta meminta stop kekerasan terhadap perempuan dan akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Tindakan kekerasan dan pelecehan seksual bagi anak dan perempuan yang terjadi akhir-akhir ini semestinya dapat diantisipasi dengan berbagai cara yakni berpakaian sopan, menghindari segala bentuk potensi terjadinya kejahatan, dan melakukan kegiatan yang positif,” paparnya.

Menurutnya, keberadaan perempuan dan anak harus dijaga dan dihormati, stop kekerasan terhadap anak dan perempuan, keteladanan dari orang tua kepada anak harus diberikan, demikian juga perempuan harus menghargai dirinya, dengan cara tetap menjaga adat istiadat dan budaya, jangan berikan kesempatan timbulnya kekerasan dengan memancing mancing permasalahan.

“Mulai saat ini khususnya anak-anak harus mengetahui batasan-batasan pergaulan yang mana diperbolehkan maupun yang tidak, jangan mudah percaya dengan siapapun, serta perbanyak kegiatan ekstrakurikuler positif di sekolah. Sedangkan bagi perempuan, terlebih zaman tekhnologi yang semakin pesat seperti saat ini, hendaknya menghindari segala potensi timbulnya tindakan kekerasan dan pelecehan seksual, seperti tidak memajang foto sendirian di sosial media yang akan membuat lawan jenis tertarik,” tegas Nunung.

Nunung mengajak untuk memberikan perhatian terhadap anak dinomorsatukan, stop kekerasan dalam bentuk apapun baik ucapan maupun tindakan, gaya mendidik tidak boleh surut kebelakang melainkan harus sesuai dengan zaman, beri peluang kepada anak-anak untuk memilih masa depan dan tetap dalam bimbingan orang tua.

Kegiatan Rapat dilanjutkan dengan diskusi dan menyampaikan paparan mengenai solusi dan pencegahan stop kekerasan terhadap perempuan dan akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Turut hadir Wakil Ketua TP PKK Subang, PPA Polres Subang, perwakilan dinsos Subang, Perwakilan Dp2kbp3a Subang, perwakilan Bagian Kesra Subang, BP4D Subang, KPAD Subang, perwakilan Dinkes Subang, perwakilan Disnakertrans Subang, PKK Subang yang diwakili oleh Pengurus Pokja 1, perwakilan Bagian hukum, dan perwakilan RSUD Subang. (Adv)