Beranda Pendidikan Subang Krisis Kepala Sekolah, Kadisdikbud: Ratusan Sekolah Dipimpin Plt, Kita Kekurangan 200...

Subang Krisis Kepala Sekolah, Kadisdikbud: Ratusan Sekolah Dipimpin Plt, Kita Kekurangan 200 Kasek

Jabarpress.com, Subang–Di tengah pandemi covid-19, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Subang, Tatang Komara, mengungkap, saat ini Kabupaten Subang kekurangan sekitar 200 kepala sekolah (kasek). Akibatnya, ratusan sekolah, khususnya sekolah dasar (SD) terpaksa dipimpin Plt Kasek.

Dilansir laman Wartasubang.com (grup indowarta xpress media), Selasa (22/9/2020), kekurangan dan belum ada pengangkatan kepala sekolah (kasek) paska pensiunnya ratusan kepala sekolah, khususnya sekolah SDN se-Kabupaten Subang yang terkendala dengan situasi Covid- 19, ditanggapi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, Tatang Komara.

Dia menyebut, sudah menyeleksi sebanyak 33 calon kasek baru. Namun semuanya belum memenuhi syarat untuk diangkat menjadi kasek.

“Saat ini kita sudah menyeleksi 33 calon kepala sekolah, tetapi kesemuanya belum memenuhi syarat, salah satunya belum diklat OJL. OJL itu pelaksananya P2KS Solo yang diselenggarakan oleh OPMP,” ungkapnya, Selasa (22/9/2020).

Terkait dengan Covid- 19, rencana sekarang terkait program itu, setelah OJL langsung bisa diangkat kepala sekolah, saat ini terkendala tentu jadi persoalan tersendiri.

Untuk mengantisipasi kekosongan jabatan kasek dan kelancaran proses pembelajaran, pihaknya mengangkat Plt Kasek.

“Tetapi untuk kelangsungan pembelajaran, saat ini dijabat oleh PLT kepala sekolah, dan itu diperbolehkan. Selanjutnya, menyikapi kekurangan kepala sekolah, kita seiring waktu dan anggaran memungkinkan di tahun 2021, selain menyiapkan OJL kita akan menyeleksi kembali calon kepala sekolah,” imbuhnya.

Tatang mengatakan, kekurangan kepala sekolah di Kabupaten Subang sekitar 200 orang, sementara yang tersedia 33 orang.

“Kita masih jauh kekurangan kepala sekolah. Ini situasi yang sedang kami hadapi, banyak (sekolah yang tidak memiliki kasek), bukan hanya di Jalancagak saja, akan tetapi di semua wilayah Kabupaten Subang kekurangan 200 kepala sekolah,” ungkap Tatang.

Dia bertekad, di 2021 nanti akan segera menyelenggarakan diklat OJL untuk melahirkan SDM-SDM baru calon kasek.

“Mudah mudahan di tahun 2021 kami akan melakukan komunikasi dengan para pihak, dari K2KS agar segera menyelenggarakan OJL, kita terus berupaya melalui Dapodik,” pungkasnya.

(Dudi Setiadi)