Beranda Pendidikan & Pesantren Ponpes Al Jumhuriyah Ciater Wisuda Akbar Santri & Deklarasi Anti Narkoba

Ponpes Al Jumhuriyah Ciater Wisuda Akbar Santri & Deklarasi Anti Narkoba

Jabarpress.com, Subang–Pondok Pesantren Modern (PPM) Al Jumhuriyah Kecamatan Ciater menggelar Maha Karya Santri (MKS) ke-6 dan wisuda akbar 2020 sekaligus Doa Bersama untuk bangsa serta deklarasi lawan narkoba, Sabtu (19/9/2020).

Pimpinan Ponpes Al Jumhuriyah KH Alfaqir Deden Muhammad Aljamhuri.SHI, mengatakan, 6 tahun sudah Al Jumhuriyah berjalan dan kini santrinya sudah mencapai 1000 orang. Di tahun awal perjuangan dalam menyelenggarakan pendidikan sampai harus mengontrak 8 rumah karena harus ada tempat untuk para santri belajar.

“Hari ini, Pondok Pesantren Modern (PPM) Al Jumhuriyah mewisuda para santri dan santriwatinya, ini adalah keberhasilan pendidikan yang merupakan kerja keras bersama,” ujarnya.

Kabag Kesra Pemkab Subang, Iwan Rudiyanto yang hadir mewakili Bupati Subang H Ruhimat, membacakan sambutan bupati.

“Bupati menyampaikan terimakasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya, kepada seluruh jajaran pengurus pondok pesantren Al-Jumhuriyah, yang telah menyelenggarakan kegiatan yang sangat istimewa dan membanggakan, meski di tengah pandemi covid-19, tetap dapat melaksanakan pementasan maha karya seni dan wisuda akbar santri pondok pesantren al jumhuriyah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” paparnya.

Bupati Subang, lanjut Iwan, menyampaikan santri dan santriwati yang lulus adalah generasi milenial yang harus bisa menghadapi tantangan zaman yang terus mengalami perubahan. Bupati Subang yakin, insyaa allah santri dan santriwati Al-Jumhuriyah adalah generasi bangsa yang akan menjadi pemimpin dimasa yang akan datang. Pondok pesantren al jumhuriyah sebagai lembaga pendidikan Islam, memiliki kontribusi nyata dalam mencetak sumber daya manusia yang berkarakter.

“Apa yang Ponpes Al Jumhuriyah lakukan selaras dengan visi Kabupaten Subang yaitu mewujudkan kabupaten subang yang bersih, maju, sejahtera dan berkarakter. Bupati menyampaikan terimakasih kepada seluruh orang tua santri, yang telah memiliki komitmen agar anak-anak memiliki akhlakul karimah dengan di sekolahkan di pondok pesantren,” ucapnya.

Kepala Seksie Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementerian Agama Kabupaten Subang H Mohammad Sopiadi, S.Ag, yang hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Subang, H. Abdurahim, S.Ag., M.Si, dalam sambutannya mengatakan, berkat dukungan Bupati Subang, pondok pesantren dapat menjalankan kegiatan tatap muka.

“Pondok Pesantren harus melakukan tatap muka. Karena karakter dan pengetahuan keagamaan yang sudah diterima oleh santri melalui pembelajaran harus dipraktikkan dalam kehidupan keseharian santri dan tidak bisa dilaksanakan dengan pembelajaran jarak jauh,” ujarnya.

Pihaknya mengucapkan selamat kepada pimpinan ponpes yang kurang lebih selama 7 tahun sudah membina dan mendidik santrinya.

“Mudah-mudahan ke depan santri alumni Al Jumhuriah dapat berbicara di level-level yang lebih tinggi, dan memberikan keteduhan kepada umat. Semoga apa yang kita investasikan untuk pendidikan anak-anak menjadi bekal yang bermanfaat bagi mereka dalam kehidupan ke depan, yang tentunya akan menghadapi tantangan yang lebih berat daripada kita hari ini,” pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan Deklarasi Perang terhadap narkoba yang dilaksanakan Pondok Pesantren Modern (PPM) Al Jumhuriyah Ciater bersama Garda Anti Narkoba (GAN) Indonesia.