Beranda Hukum Pemkab Subang & Pertamina EP Asset 3 Kerjasama Tangani Bencana

Pemkab Subang & Pertamina EP Asset 3 Kerjasama Tangani Bencana

Jabarpress.com, Subang–Bupati Subang H Ruhimat alias Kang Jimat mengikuti penandatanganan kerjasama antara PT Pertamina EP Asset 3 dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Subang (BPBD) tentang Penanganan Bencana Bersama di wilayah kerja PT Pertamina EP Asset 3 Subang Field, Kamis pagi (17/9/2020).

Kabag Kerjasama Setda Subang, Hari Rubiyanto S.STP., M.Si. menyampaikan tujuan dari kerjasama tersebut adalah untuk saling menunjang dan mendukung kerjasama dalam pelaksanaan penanggulangan bencana bersama sebagai bentuk Corporate Sosial Responsibility (CSR) PT Pertamina EP.

Perjanjian Kerjasama tersebut dari pihak PT Pertamina EP diwakili Djudjuwanto selaku Subang Field Manager dan dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Subang diwakili oleh H. Hidayat selaku Kepala Pelaksana BPBD. Proses penandatanganan perjanjian kerjasama tersebut disaksikan langsung oleh Kang Jimat.

Kang Jimat dalam arahannya menyampaikan, atas nama pemerintah, sangat mengapresiasi semua pihak yang terlibat pada kerjasama ini. Walaupun bencana merupakan hal yang tidak bisa diduga, setidaknya dengan adanya kerjasama ini bisa menemukan solusi akan penanggulangan bencana yang bisa terjadi kapan saja.

“Terlepas dari hak dan kewajiban yang harus dilakukan oleh suatu perusahaan, saya berharap kedepannya Pertamina bisa lebih terbuka. Karena kerjasama ini sangat membutuhkan koordinasi dan komunikasi. Semoga kerjasama ini bisa menjadi berkah bagi masyarakat Subang, tentunya juga untuk Pertamina sendiri,” ujar Kang Jimat.

Kang Jimat dalam kesempatan tersebut menyampaikan keluhan dari masyarakat terkait persediaan LPG di tiap-tiap kecamatan di Subang. Keluhan tersebut diterima oleh pihak PT Pertamina EP, yang nantinya akan disampaikan kepada Pertamina pusat dan diharapkan bisa membantu masyarakat Subang.

Adapun ruang lingkup kerjasama meliputi Penanganan Bencana Bersama antara lain:

a. Pencegahan

Program Pencegahan dimaksud diantaranya dengan melakukan analisa risiko bencana, pemetaan daerah rawan bencana, pemetaan kerentanan fisik, ekonomi, sosial, dan lingkungan.

b. Mitigasi, diantaranya meliputi, pemindahan penduduk dari daerah yang rawan bencana ke daerah yang lebih aman; penyuluhan dan peningkatan kewaspadaan masyarakat; ikut terlibat dalam upaya perencanaan daerah penampungan sementara dan jalur-jalur evakuasi jika terjadi bencana di masyarakat.

c. Kesiapsiagaan, meliputi: membantu masyarakat untuk pengaktifan pos-pos siaga bencana dengan segenap unsur pendukungnya; pelatihan siaga/simulasi/gladi/teknis bagi setiap sektor penanggulangan bencana (SAR, sosial kesehatan, prasarana, dan pekerjaan umum); inventarisasi sumber daya pendukung kedaruratan; dukungan dan mobilisasi sumberdaya/logistik; Sistem informasi dan komunikasi yang cepat dan terpadu guna mendukung tugas kebencanaan; Instrumen sistem peringatan dini (early warning); penyusunan rencana kontijensi (contigency plan); mobilisasi sumber daya (personil dan prasarana/sarana peralatan).

d. Tanggap Darurat, meliputi: pengkajian secara cepat dan tepat terhadap lokasi, kerusakan, kerugian, dan sumber daya; penentuan status keadaan darurat bencana; penyelamatan dan evakuasi masyarakat terkena bencana; pemulihan dengan segera prasarana dan sarana vital.

e. Pemulihan, meliputi partisipasi dan peran serta lembaga dan organisasi.

Hadir dalam kegiatan penandatanganan kerjasama tersebut, Kepala Bidang dan Kepala Seksi lingkup Badan penanggulangan bencana daerah Kabupaten subang, dan Kepala Bagian Kerjasama Setda Kabupaten Subang beserta jajaran.