Beranda Ekonomi Wabup-Dispemdes-Semaul Gimceon Korsel Bahas Kelola Sampah Berbasis Desa

Wabup-Dispemdes-Semaul Gimceon Korsel Bahas Kelola Sampah Berbasis Desa

Jabarpress.com, Subang–Wakil Bupati Subang Agus Masykur alias Kang Akur bersama Kadis Pemdes H Nana Mulyana menerima kunjungan Direktur Saemaul Globalization Foundation (SGF) kantor Indonesia beserta tim untuk membahas pengembangan pengelolaan sampah berbasis desa dengan sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di ruang rapat segitiga rumah Dinas Bupati Subang, Kamis (10/9/2020).

Pemkab Subang menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota Gimcheon Korea Selatan sejak tahun 2016 sampai sekarang. Di antaranya dengan mengembangkan desa percontohan, yaitu Desa Tanjungwangi Kecamatan Cijambe. Selanjutnya program kerjasama tersebut akan dikembangkan di beberapa Desa/Kelurahan di Kabupaten Subang.

Program pengembangan pengelolaan sampah berbasis Desa dengan sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle) bertahap yang pada akhirnya ditetapkan 5 desa oleh tim penilai yang memperoleh bantuan sarana prasarana TPS 3R dan 1 desa yaitu Desa Tanjungwangi sebagai desa percontohan. Jadi semuanya ada 6 titik TPS 3R.

Untuk tahun 2020 mendapat jatah sekitar 5 desa ditambah 1 Desa Tanjungwangi sebagai percontohan, dan Yayasan Saemaul Undong akan memberikan bantuan sesuai dengan pengajuan proposal untuk pengolahan sampah 3R.

Kriteria bagi desa yang akan dipilih oleh Yayasan Saemaul Globalization Foundation (SGF) diantaranya Bumdes di desa harus sudah berjalan dan desa harus mempunyai inventaris tanah minimal 200 m2 dan maksimal 500 m2.

Kadis Pemdes Subang H Nana Mulyana merasa bangga kerjasama yang sudah terjalin antara Subang dengan Kota Gimcheon Korea Selatan yang telah banyak kegiatan dilaksanakan di Subang diantaranya pembangunan Gedung BUMDes dan kantor Yayasan Globalisasi Saemaul Indonesia (YGSI), pelatihan pengolahan sampah/bank sampah, bantuan sarana angkut sampah, pembangunan gedung pabrik pakan ikan, bantuan mesin pengolah pakan ikan, pelatihan tenaga pembuatan pakan ikan dan budidaya penanaman pepaya kalina.

Direktur Saemaul Globalization Foundation (SGF) kantor Indonesia Hong Seunghoon berharap kerjasama Korea Selatan dengan Subang terus belanjut dan pembangunan pabrik pengolahan pakan ikan dapat bermanfaat bagi masyarakat Subang dan pengembangan pengelolaan sampah berbasis Desa dengan sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle) cepat terealisasi.

“Rencana program kedepannya diharapkan akan lebih baik lagi dan besar. Terkait program lingkungan, Saemaul Globalization Foundation akan membantu pembangunan TPS 3R di beberapa desa di Kabupaten Subang. Dalam pembangunan TPS 3R tersebut masih ditemukan kendala dengan penyediaan lahan di beberapa desa sehingga perlu adanya bantuan, komunikasi dan sinergitas dengan pemerintah daerah terutama OPD terkait dalam membantu mengurus lahan, izin dan persyaratan lainnya,” ujarnya.

Dia menyebut, kerjasama dengan Saemaul Undong direncanakan dari tahun 2016 sampai tahun 2021, dan dari hasil kerjasama tersebut menghasilkan kerjsama yang bagus dengan beberapa kegiatan dan pembangunan di Subang sehingga kedepannya berharap akan terus berlanjut sampai tahun-tahun berikutnya.

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi merasa bangga terhadap jalinan kerjasama antara Pemkab Subang dengan Kota Gimcheon Korea Selatan melalui Saemaul Globalization Foundation (SGF) yang telah banyak melakukan kegiatan dan pembangunan dalam membantu pembangunan Kabupaten Subang.

Dalam bantuan pembangunan tersebut mampu memberikan manfaat yang besar bagi Subang dan berharap pembangunan tersebut yang membutuhkan biaya mahal dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, jangan sampai istilah “besar pasak daripada tiang” yaitu pembangunan membutuhkan biaya besar namun hasil pendapatan kecil.

“Dengan telah dibangunnya pabrik pakan ikan oleh Saemaul diharapkan dapat membeli pakan dengan murah dan biaya operasional kecil. Dan kedepannya pabrik pakan ikan mampu mensubsidi kebutuhan para petani ikan di Subang karena sampai saat ini pakan ikan masih banyak membelinya ke Cikampek atau Karawang,” papar Kang Akur.

Mengenai pengembangan pengelolaan sampah berbasis desa dengan sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle), Wakil Bupati sangat mengapresiasi sekali akan dibangunnya di 5 desa di Subang dan 1 merupakan TPS 3R percontohan. Bahkan Wabup mengusulkan ditambah 2 desa lagi untuk mendapatkan bantuan pengembangan TPS 3R tersebut.

Wabup juga mengarahkan kepada OPD terkait untuk membantu berbagai kebutuhan yang diperlukan oleh Saemaul Globalization Foundation (SGF), diantaranya desain TPS oleh Dinas PUPR.

“Dalam bantuan pembangunan TPS 3R semua biaya pembangunan ditanggung oleh Saemaul Globalization Foundation (SGF) termasuk truk sampah, gerobak sampah, dan beberapa operasional lainnya,” ucapnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Asda III Memet Hikmat, Kadispemdes Nana Mulyana, Kadis LH Rona Mairansyah, Kabag Kerjasama Hari Rubiyanto dan para Kabid dari beberapa OPD terkait.