Beranda Ekonomi Program KOIN Lazisnu Peluang Untuk Kemandirian Ekonomi Pesantren & Warga NU

Program KOIN Lazisnu Peluang Untuk Kemandirian Ekonomi Pesantren & Warga NU

Jabarpress.com, Subang–Ketua Rabithatul Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Kabupaten Subang KH Adam Misbahudin menyebut, program Kotak Infak (KOIN) yang disosialisasikan oleh Lembaga Amil Zakat Infak & Shadaqah Nahdhatul Ulama (LAZISNU) pantas diapresiasi.

Hal ini diungkapkan Kyai Adam saat menerima Kunjungan Ketua Lazisnu Subang Parrahutan Harahap didampingi pengurus Lazisnu lainnya untuk mensosialisasikan program KOIN di kantor Koperasi KSP Muamalat Nahdatul Ulama. Hadir dalam kesempatan itu, Ketua PCNU Kabupaten Subang KH Satibi dan perwakilan dari 7 MWC NU se Subang Selatan.

Ketua RMI PCNU Kabupaten Subang KH. Adam Misbahudin menyambut kegiatan sosialisasi KOIN LAZISNU dan siap mendorong program Lazisnu di wilayah Selatan Kabupaten Subang.

“Harapan yang luar biasa yaitu ingin pondok-pondok pesantren, para pengurus NU terlatih dengan kemandiriannya terutama bidang ekonomi,” ungkapnya.

Dia juga berharap Lazis NU bisa maju dan bisa mendongkrak ekonomi umat bergerak dari nahdiyin di lapisan bawah termasuk kalangan pondok pesantren.

“Bisa bersinergi membangun kebersamaan untuk NU dan pondok pesantren menjadi besar, karenanya RMI Subang siap bekerjasama dengan seluruh pengurus di daerah lainnya,” katanya.

Menurut Kyai muda sarat pengalaman dakwah ini, RMI NU kabupaten Subang dibawah kepeminpinannya memang serius ingin membantu pengembangan program-program di pondok pesantren jaringan Nahdatul Ulama di kabupaten Subang.

“Kekurangan pesantren-pesantren diantaranya sering tidak berfikir ijin tapi pas ada bantuan butuh, dan ini perlu diberikan solusi oleh RMI,” ungkapnya.

Lebih jauh KH. Adam juga ingin melakukan pendataan yang bersifat administratif seluruh pondok pesantren melalui MWC NU di bawah RMI PCNU Kabupaten Subang.

Ketua PCNU kabupaten Subang KH Satibi mengatakan melalui program KOIN NU ini karena infak tersebut akan diambil dari rumah-rumah secara langsung.

“Kita mencontoh Lazisnu yang di kabupaten Sragen Provinsi Jateng melalui program itu bahkan telah memiliki dana asset sampai 60 Milyar,” ucapnya.

Kegiatan sosialisasi KOIN NU sendiri dihadiri sekitar 70 warga Nahdatul Ulama yang menyimak materi salah seorang Direktur Program Lazisnu PCNU Kabupaten Subang.

Ketua Lazisnu Subang Parrahutan Harahap berharap melalui program yang disosialisasikannya tersebut bisa membangun kemandirian dalam rangka kemandirian ekonomi warga nahdiyin.