Beranda Seni Budaya Berpakaian Khas Santri, Peserta Upacara HUT RI Ke-75 di Ponpes Azzahra Tanjungsiang...

Berpakaian Khas Santri, Peserta Upacara HUT RI Ke-75 di Ponpes Azzahra Tanjungsiang Pakai Sarung dan Baju Koko

Jabarpress.com, Subang-Tunjukkan sikap nasionalisme terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Pondok Pesantren Azzahra Cibatu Kecamatan Tanjungsiang melaksanakan upacara HUT RI ke-75 di lapangan ponpes tersebut, Senin (17/08/2020).

Diikuti seluruh santri sebanyak 132 orang dan guru 8 orang, upacara berlangsung khidmat dengan pakaian khas pesantren dimana para santri laki-laki menggunakan sarung, baju koko jas dan berpeci hitam.

Tak kalah menarik, pasukan pengibar bendera terdiri dari para santri pria yang bersarung namun tak kalah sigap dengan pasukan pengibar bendera sekolah umum.

Sebagai inspektur upacara Hj. Siti Maryam, S.Pd, M.MPd, salah seorang pengasuh pondok pesantren yang merupakan istri pimpinan Ponpes Azzahra Tanjungsiang.

Dalam sambutannya Hj. Siti Maryam, S.Pd, M.MPd mengingatkan para santri agar terus dapat mencintai NKRI terlebih HUT RI ke-75 ini merupakan momentum tepat dalam meningkatkan kecintaan kepada tanah air.

“Mari kita tingkatkan kesatuan dan persatuan untuk Indonesi maju diusianya yang ke-75, dan kita sebagai warga pondok pesantren harus tetap menjaga semangat cinta tanah air tanah air Indonesia,” ungkapnya.

Pimpinan Ponpes Azzahra Tanjungsiang, KH Duding Abdul Mu’thie dalam pesan kemerdekaan yang disampaikan kepada media mengatakan bahwa umat Islam khususnya kalangan pondok pesantren telah membuktikan kecintaannya kepada Republik Indonesia.

“Ditengah pandemi Korona, marilah kita gelorakan kembali kecintaan terhadap bangsa dan negara Indonesia sebagaimana yang dicontohkan para ulama terdahulu,” tegasnya.

Ketua MUI Kecamatan Tanjungsiang ini juga mengajak masyarakat bersinergi dengan pemerintah memerangi pandemik korona.

“Dengan melaksanakan protokol kesehatan, menjaga jarak, bermasker, tidak berkumpul kumpul adalah aktualisasi perjuangan bersama melawan Covid-19,” pungkasnya.