Beranda Daerah Dipantau Kabaharkam Polri, Subang Siap Alihfungsikan 500 Hektar Lahan Tebu RNI Menjadi...

Dipantau Kabaharkam Polri, Subang Siap Alihfungsikan 500 Hektar Lahan Tebu RNI Menjadi Tanaman Jagung dan Tembakau

Jabarpress.com, Subang-Kepala Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kabaharkam Polri), Komjen Pol Drs. Agus Andrianto, SH., MH., didampingi Bupati Subang H Ruhimat serta Danlanud Suryadharma Kalijati Subang, Marsma TNI Djohan Amarul S.Ab, mengecek lahan ketahanan pangan Polri di PT PG Rajawali II PG Subang Desa Manyingsal Kecamatan Cipunagara, Kamis (6/8/2020).

Usai rehat sejenak di Kantor PT PG Rajawali II PG Subang, rombongan Kabaharkam berangkat menuju lahan perkebunan jagung di tengah areal perkebunan PT. PG Rajawali.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Kakor Binmas Baharkam Polri Irjend Pol Risyafudin Nursin S.I.K, Kakor Sabhara Baharkam Polri Irjend Pol Drs. Wahyudi Hidayat, Dir Samapta Kor Sabhara Baharkam Polri Brigjend Pol Achmad Fahruz Zaman, Brigjen Pol Yehu Wangsajaya, Danwing 8 Suryadharma Kol Penerbang Khoirun Aslam, Kapolres Subang AKBP Teddy Fanani, Waka Polres Subang, Direktur Sang Hyang Seri, dan Direktur PG Rajawali.

Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto mengucapkan terimakasih kepada Bupati Subang dimana lahan seluas 3.200 ha milik BUMN yang diberdayakan oleh Sanghyangseri dilakukan pola variasi tanaman.

Ke depan, pihaknya akan meningkatkan program ketahanan pangan ini, apalagi di Kabupaten Subang ada 1 kecamatan yang masih memiliki lahan 3.200 ha, maka Subang sangat mungkin untuk dapat membudidayakan dan meningkatkan ketahanan pangan masyarakat.

“Pemda Subang dengan Forkopimda dan Polri akan menggandeng BUMN untuk membangun ketahanan pangan di Subang, yang mana sesuai instruksi Presiden kita akan menghadapi krisis ketahanan pangan sedunia. Oleh karena itu saya akan mengajak semua Angkatan 89 bermitra dengan Sanghyangseri dan Pemda Subang. Kita akan melibatkan masyarakat melalui program padat karya,” papar Kabaharkam.

Bupati Subang H Ruhimat mengapresiasi kepada Mabes Polri yang tentunya akan memberdayakan lahan-lahan tidur yang ada di wilayah Kabupaten Subang dan juga RNI, yang tentunya mau dimanfaatkan untuk ditanami jagung dan komoditas lainnya.

“Tentunya upaya itu akan mengatasi ketahanan pangan dan insya Allah memiliki target minimal untuk kebutuhan Indonesia, dan tentunya bisa dan tidak lagi import jagung dari luar negeri,” katanya.

Pihaknyapun, sambung bupati, sama akan menggunakan lahan dari RNI seluas 500 hektar.

“Bahkan saya menugaskan kepada para kepala dinas, minimal 1 hektar untuk menanam jagung dan tembakau. Saya berharap, dengan diprakarsai oleh pihak Mabes Polri, ketahanan pangan yang ada di Indonesia tidak mengkhawatirkan, biar bagaimanapun yang utama adalah kebutuhan pangan masyarakat. Mabes Polri akan bekerjasama dengan 4 angkatan terkait ketahanan pangan ini. Termasuk pemerintah daerah sendiri akan mengembangkan hal itu,” pungkasnya.