Beranda Daerah Bupati Subang Gembira Protokol Kesehatan Covid-19 Diterapkan Pondok Pesantren

Bupati Subang Gembira Protokol Kesehatan Covid-19 Diterapkan Pondok Pesantren

Jabarpress.com, Subang-Bupati Subang, H Ruhimat, merasa gembira karena seluruh pondok pesantren yang ada di wilayah kerjanya sudah melaksanakan protokol kesehatan dalam upaya penanggulangan wabah korona Covid-19.

Kegembiraan ini, kata Kepala Bagian Kesra Pemkab Subang, Iwan Rudiyanto yang dihubungi Rabu (24/6/2020) menjelaskan, setelah Bupati didampingi Asda I H Asep Nuroni, Kadinkes dr. H Nunung Suhaeri melakukan road show ke beberapa pesantren yang ada di wilayah Selatan, Tengah dan Pantura.

“Selain bersilaturahmi rombongan pun melihat dari dekat kesiapan Pondok pesantren dalam menghadapi tahun ajaran baru atau penerimaan santri serta pembentukan gugus tugas di tingkat pondok pesantren,” ujar Iwan.

Bupati sendiri mengaku bangga karena sebelum diberi bantuan, ternyata sudah banyak yang melaksanakan adaptasi kebiasaan baru atau AKB. Namun secara teknis AKB ini diperjelas Kepala Dinas Kesehatan karena merupakan istilah yang digunakan untuk memaknai new normal.

“Kita juga sebelumnya memberikan bantuan berupa dana sekira Rp 1 milyar untuk 151 Pondok Pesantren untuk mendukung upaya AKB. Di samping ada bantuan yang diberikan langsung Bupati berupa handsanitizer, sarung tangan, masker kain, masker medis, face shield, sepatu boot, kaca mata, desinfektan, sarung tangan medis dan alat semprot desinfektan,” jelasnya.

Terkait bantuan dana untuk mendukung protokol kesehatan hanya merupakan stimulan dan besarannya bervariasi tergantung verifikasi dari Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Subang yang direkomendasi oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Subang termasuk Bupati selaku Panglima Santri sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19.

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Falah, Cisalak, Kyai Moch Ridwan Hartiwan mengatakan, kalau pihaknya bersama pimpinan lain jauh sebelumnya telah diberikan sosialisasi kegiatan Pesantren dan Revitalisasi Rumah Ibadah dalam menghadapi New Normal.

“Kita juga dalam pelaksanaannya berpedoman kepada SKB Kemedikbud Kemenag, Kemenkes dan Kemendagri dan Pergub Jawa Barat No.443/Kep-326-Hukham/2020. Bahkan kita jauh sebelumnya telah membuat ribuan masker dan dibagikan secara gratis termasuk digunakan di kalangan sendiri,“ katanya.