Beranda Daerah 59 Kasus Positif Covid-19 Subang: 16 Sembuh, 3 Wafat, 40 Dirawat Isolasi

59 Kasus Positif Covid-19 Subang: 16 Sembuh, 3 Wafat, 40 Dirawat Isolasi

Jabarpress.com, Subang-Jumlah warga Subang positif korona covid-19 bertambah lagi 1 orang menjadi total 59 orang dari sebelumnya 58 kasus.

Jumlah 59 kasus positif covid-19 ini terdiri dari 16 orang dinyatakan sembuh, 3 orang wafat dan 40 orang dirawat isolasi.

“Per hari ini, kasus positif Covid-19 di Subang kembali bertambah 1 orang menjadi 59 orang. Yang 1 orang ini warga Kecamatan Pusakanagara,” ungkap Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Subang, dr. Maxi, saat konperensi pers di Posko TGTPP Covid-19 Subang Jln Aria Wangsa Goparana, Jumat (12/6/2020) siang.

Perpanjang PSBB Proporsional Hingga 26 Juni 2020

Maxi menyebut, Pemkab Subang akan kembali memperpanjang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional untuk menekan pandemi wabah korona covid-19 hingga 26 Juni 2020 mendatang.

PSBB proporsional akan diterapkan di 10 kecamatan dan 13 desa dengan jumlah kasus covid-19 signifikan.

PSBB proporsional ini diperpanjang, meski berdasarkan evaluasi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Provinsi Jawa Barat tentang hasil Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional menyatakan bahwa Kabupaten Subang mengalami penurunan level covid-19, dari level kuning menjadi level biru.

Namun meskipun angka reproduksi virus menurun, akan tetapi karena masih ada penularan, maka PSBB Proporsional berbasis mikro atau desa di Subang akan diperpanjang sampai dengan 26 Juni 2020.

“Jadi berdasarkan evaluasi gugus tugas Covid-19 Subang dan arahan dari Gubernur Jabar akan memerpanjang PSBB Proporsional tersebut di 10 Kecamatan 13 Desa terdapat konfirmasi positif Covid-19,” papar Maxi.

Dijelaskan dia, predikat level biru bagi Subang ini tentunya berdasarkan beberapa faktor penilaian dan pertimbangan.

Meskipun dalam sepekan ini terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Subang, namun analisa pertama, angka pertumbuhan kasus positif di Subang saat ini tidak melonjak tajam dan kalaupun ada itu tersebar.

Kemudian korban meninggal dunia akibat positif Covid-19 tidak bertambah, sejauh ini hanya tiga orang, dan adanya penurunan drastis dari orang dalam pemantauan (ODP).

“Semua itu menjadi dasar dan alasan kenapa Subang menjadi level biru. Ini kabar gembira, namun kita juga dalam perpanjangan PSBB dan memulai Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) harus lebih ketat dalam menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 Subang sebagai langkah antisipasinya,” jelasnya.