Beranda Daerah Rapid Tes Massal Covid-19 Lanjutan, Total 29 Warga Subang Dinyatakan Reaktif

Rapid Tes Massal Covid-19 Lanjutan, Total 29 Warga Subang Dinyatakan Reaktif

Jabarpress.com, Subang-Sebanyak 424 warga Subang kembali mengikuti rapid test massal lanjutan di delapan lokasi, Selasa (2/6/2020), yakni Pasar Jalancagak, pasar Cipunagara, pasar Karanganyar Pusakaratu, Pasar Jatireja, Pasar Wates Binong, Pasar Pagaden, Puskesmas Tambakan, dan Pemdes Tambakdahan.

Hasilnya, 7 orang dinyatakan reaktif. Dari 7 orang yang reaktif itu dari pasar Jalancagak 5 orang dari total yang dirapid test 62 orang dan Pasar Cipunagara 2 orang reaktif dari 60 yang dites.

Sedangkan pada rapid tes massal yang digelar Senin (1/6/2020), hasil yang reaktif sebanyak 2 orang.

Dengan adanya penambahan 9 orang tersebut, jumlah total warga Subang yang dinyatakan reaktif covid-19 menjadi 29 orang, dari sebelumnya sekitar 20 orang.

“Jadi dengan hari kemarin, kami memeriksa 10 tempat dengan total 607 orang dan hasil yang reaktif ada 9 orang. 9 orang ini tentu sesuai dengan protap akan kami lakukan test swab satu atau dua hari kedepan tergantung kesiapan tenaga analisnya,” ungkap dr. Maxi, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Subang dalam konperensi pers, Selasa (2/6/2020).

Selanjutnya, pada hari ini telah melaksanakan kegiatan yang namanya mikro karantina. Kegiatan ini pilot projek dari program Gugus tugas tingkat Provinsi Jawa Barat dimana seluruh Jawa Barat akan dilakukan pilot proyek mikrotina sebanyak 60 Desa.

“Kebetulan Subang yang terpilih pertama adalah Kasomalang karena memang transmisinya masih banyak disana dan yang kedua akan dilakukan di Desa Kalijati Barat. Hari ini kami melakukan test swab melalui hidung kepada 97 orang pedagang pasar tradisional Kasomalang, tanpa didahului rapid test. Hasilnya besok akan diumumkan, kemudian yang di Kasomalang ini akan dipantau Desa kasomalang kulon selama 14 hari kedepan,” jelasnya.

Adapun update kasus positif Covid-19 dalam sepekan di Subang, masih bertahan di angka 45 orang. Yang sembuh 14 orang, meninggal 3 orang, dan yang masih dalam perawatan ada 28 orang.

Kemudian untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 61 orang, 55 orang selesai, 48 diantaranya dinyatakan sembuh. Masih dalam pengawasan 5 orang dan 8 orang meninggal dunia.

Dan untuk orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 5.660 orang, 5.399 orang sudah selesai dan masih dalam pemantauan sebanyak 261 orang.