Beranda Daerah Subang Berlakukan PSBB Besok, Ada 14 Cek Poin Dijaga Aparat Gabungan

Subang Berlakukan PSBB Besok, Ada 14 Cek Poin Dijaga Aparat Gabungan

Jabarpress.com, Subang-Mulai besok, Rabu (6/5/2020) pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Provinsi Jawa Barat (Jabar) akan mulai diberlakukan. Tak terkecuali, Pemerintah Kabupaten Subang yang telah mempersiapkan diri agar pelaksanaan PSBB di Jawa Barat berjalan lancar.

“Insyaallah Kabupaten Subang siap melaksanakan pembatasan sosial berskala besar di seluruh wilayah kabupaten Subang mulai besok 6 Mei – 19 Mei 2020,”ungkap Bupati Subang H.Ruhimat dalam sambutannya di apel gabungan launching PSBB dan roadshow di Subang di Lapang Alun-alun Subang, Jln.Aria Wangsa Goparana Selasa (5/5/2020) pukul 13.00 Wib

Dijelaskan Bupati, pemberlakuan PSBB tersebut berdasarkan peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 36 tahun 2020 tentang pedoman pembatasan sosial berskala besar(PSBB) dalam penanggulangan virus covid- 19 di wilayah provinsi Jawa Barat dan keputusan Gubernur tentang pemberlakuan pembatasan sosial dan skala besar di wilayah provinsi Jawa Barat dalam rangka percepatan penanggulangan corona.

Adapun tujuan adalah membatasi kegiatan tertentu dan pergerakan orang dan atau barang dalam menekan penyebaran covid-19, meningkatkan antisipasi perkembangan eskalasi penyebaran covid-19, memperkuat upaya penanganan kesehatan akibat covid- 19, dan menangani dampak sosial dan ekonomi dari penyebaran covid- 19.

Selanjutnya memperhatikan perkembangan penyebaran covid-19 di Kabupaten atau pun di kota yang melaksanakan PSBB menunjukkan penurunan penyebaran Covid-19 di wilayahnya .

“Sehingga hal tersebut menjadi dasar mengapa di seluruh wilayah Jawa Barat termasuk di Kabupaten Subang melakukan pemberlakuan PSBB ini,”jelasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengapresiasi perjuangan para tenaga medis di Subang yang menjadi garda terdepan dalam melawan covid-19 Subang saat ini. Kemudian, seluruh pihak yang turut terlibat dalam rangka percepatan dan penanganan Covid-19 yang tergabung dalam tim gugus tugas percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19.

“Saya terus mengajak masyarakat untuk waspada terhadap wabah ini. Semoga kerjasama yang telah terjalin dapat bersinergi bersama-sama melawan covid-19,”ujarnya.

Perjuangan dan pengorbanan lanjut Ruhimat, yang dilakukan selama ini semoga menjadi catatan kebaikan dihadapan Allah subhanalahu ta’ala

“Tidak ada yang tahu kapan wabah Covid-19 ini kita berakhir. Tugas kita hanya berusaha memaksimalkan dari mulai upaya pencegahan Penanganan dan penanggulangan covid-19 tetap semangat optimis dan terus berdoa semoga covid-19 ini segera hilang dari muka bumi. Sehingga keadaan dapat kembali seperti semula bersama kesulitan pasti ada kemudahan yakinlah,”harapnya.

Kapolres Subang, AKBP Teddy Fanani mengungkapkan dalam pemberlakuan PSBB tersebut kebetulan bersamaan dengan adanya peraturan larangan mudik.

Di dalam teknisnya, bagi kendaraan roda empat wajib menunjukan KTP nya. Dan apabila dalam keterangannya tidak ada terlalu berarti. Maka ia dipaksa putar balik, berlaku biak bagi yang mau masuk maupun keluar Subang.

“Untuk tindak tegasnya, kami mengeluarkan blanko teguran atau peringatan yang wajib dibawa oleh yang bebersangkutan. Dan blanko itu kami siapkan di 14 check point yang berada di perbatasan Subang,”jelasnya.

Untuk personil gabungan yang diterjunkan selama PSBB ini sebanyak 1.516.

“Semuanya akan berjaga 24 Jam. Saya mengimbau agar masyarakat dapat mematuhi aturan pemerintah untuk mencegah penularan Corona. Dan kita tentunya berharap adanya pemberlakuan PSBB tersebut Subang dapat zero corona,” pungkasnya.

Selepas apel gabungan, Bupati Subang H.Ruhimat didampingi wakilnya Agus Masyur Rosyadi membagikan ratusan masker bagi pengguna jalan di depan mesjid Agung Al-Musabaqah Subang. Sekaligus simbolis penyerahan APD ke 40 Puskesmas di Kabupaten Subang.

Adapun 14 check point dalam pemberlakuan PSBB di Subang ini diantaranya, yaitu Ciater, Serangpanjang, Tanjungsiang, Cibogo, Cipunagara, Pusakajaya, Cilamaya, Blanakan, Sukahaji, Ciasem, Patokbeusi, Balebandung-Pabuaran, Cipeundeuy, dan Compreng serta titik tol gate Cipali.