Beranda Hukum Pemdes Sukamelang Siapkan Gedung Olahraga Jadi Tempat Isolasi Warga ODP Covid-19

Pemdes Sukamelang Siapkan Gedung Olahraga Jadi Tempat Isolasi Warga ODP Covid-19

Jabarpress.com, Subang-Pemdes Sukamelang Kecamatan Kasomalang terus memperkuat upaya pencegahan penyebaran wabah virus korona covid-19, diantaranya dengan mempersiapkan fasilitas untuk isolasi warga ODP yang mudik dari wilayah zona merah.

“Kami telah menyiapkan 8 velbed untuk isolasi warga ODP, terutama yang pulang dari zona merah,” ujar Kades Sukamelang Kecamatan Kasomalang, Andi Sujana S.Pdi, kepada Jabarpress.com, Rabu (29/4/2020).

Kegiatan mempersiapkan fasilitas isolasi mandiri ini melibatkan bhabinkamtibmas Polri Bripda Dede Hidayat dan babinsa TNI AD, Sertu Sarbowo, serta jajaran Pemdes Sukamelang dan tim relawan covid 19.

Andi mengatakan, ODP yang pulang dari zona merah di desanya ada 74 orang. Meski sudah ada edaran dari Pemerintah pusat bahwa perantau tidak boleh mudik, namun tetap saja ada yang memaksa untuk pulang, dengan alasan tidak ada pekerjaan di perantauan.

“Untuk mengantisipasinya kami membentuk tim relawan satgas covid 19, mempersiapkan delapan Velbad untuk ODP yang pulang mudik dari zona merah, untuk diisolasi secara mandiri,” paparnya.

Pihaknya juga sudah menyiapkan Gedung Olahraga Desa Sukamelang untuk tempat isolasi.

“Kita juga mungkin melihat kondisi pemudik, kalau memang kurang kami akan berupaya. Diimbau kepada warga pemudik yang ada di luar kota, kalau sayang keluarga, anak istri lebih baik mudiknya ditunda untuk memutus mata rantai covid 19,” ucapnya.

“Sementara ODP yang mengikuti tes rapid yang digelar di UPTD Puskesmas Kasomalang, alhamdulillah semuanya negatif, serta sudah melewati 14 hari dan sehat seperti biasa,” jelas Kades Andi.

Babinsa TNI AD Desa Sukamelang Sertu Sarbowo menjelaskan, pihaknya bekerja sama dengan Kepala Desa untuk menyikapi tentang covid 19 dan sudah lama mempersiapkan setelah ada intruksi dari pimpinan agar segera cepat tanggap.

Kaitan dengan ODP para pemudik yang datang dari zona merah, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kepala Desa agar menyiapkan ruang isolasi mandiri kemudian sarana untuk alat tidurnya sudah dipersiapkan.

“Alhamdulillah sudah tersedia 8 velbed,” ujarnya.

Sertu Sarbowo menambahkan, ketika memang harus ada yang diisolasi kemudian jumlahnya banyak, pihaknya pasti menambah jumlah velbed.

“Kita berharap jangan sampai ada warga yang terinfeksi virus corona, akan tetapi kita selalu siaga serta kita sering melakukan edukasi ke warga serta upaya kita dengan kepala desa sudah maksimal dilakukan bagaimana caranya agar warga kami tidak terdampak virus corona, diimbau kepada warga agar jauhi kerumunan massa banyak, jaga jarak, gunakan masker ketika keluar rumah, serta berprilaku hidup bersih dan sehat,” pungkasnya.

(Ajat Sudrajat)