Beranda Daerah 17 ODP Dinyatakan Positif Versi Rapid Tes, Pemkab Subang Segera Tes SWAB...

17 ODP Dinyatakan Positif Versi Rapid Tes, Pemkab Subang Segera Tes SWAB untuk Memastikan Korona

Jabarpress.com, Subang-Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang, dr. Nunung Suhaeri, mengungkapkan, dari 1.600 orang dalam pemantauan (ODP) yang mengikuti rapid tes tahap kedua pada Rabu (22/4/2020) kemarin di 40 Pukesmas, sebanyak 17 orang diantaranya dinyatakan hasilnya positif berdasarkan rapid tes.

“Dari 17 orang yang positif rapid tes itu tersebar di 9 Puskesmas di Kabupaten Subang. Mereka semua saat ini belum diisolasi di Gedung Eks Akper Subang, tetapi disentralkan diisolasi di rumahnya masing-masing, ada juga di kantor desa yang telah menyiapkan ruang isolasi. Namun kami tetap mengawasi mereka terutama pemerintahan desa, agar patuh mengisolasi diri selama 14 hari,” ungkapnya di Posko Gugus Tugas Penanganan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Subang, Kamis (23/4/2020), yang turut dihadiri Wabup Subang Agus Masykur Rosyadi.

Setelah dinyatakan rapid tes, 17 orang tersebut akan menjalani tes SWAB.

“Adanya hasil rapid tes ini kami minta jangan mengucilkan mereka, apalagi diusir, karena hasil rapid tes bukanlah aib. Namun sebaliknya, mari kita berikan semangat agar mereka tetap sehat. Dan perlu dicatat, bahwa hasil rapid tes tidak mendiagnosa seseorang terpapar covid-19,” jelasnya.

Selain itu, ditambahkan dr. Maxi yang juga selaku Jubir Gugus tugas Covid-19, hasil tes Swab kedua Mr. P asal Kalijati hasilnya tetap positif.

“Dia saat ini masih diisolasi di ruang Alamanda RSUD Subang. Segera dilakukan Swab kedua. Kondisinya saat ini dia sehat,” imbuhnya.

Dia menyebut, hingga hari ini, data covid-19 belum ada perubahan, sama seperti yang kemarin, dimana jumlah kasus positif korona tercatat ada 18 orang, PDP 9 orang, ODP 971 orang, dan OTG atau orang tanpa gejala 69 orang.

Seperti diketahui, Rapid Tes merupakan teknik pengetesan keberadaan antibodi terhadap serangan kuman di dalam tubuh.

Hasil rapid tes tak boleh dan tak bisa digunakan secara mandiri untuk mengonfirmasi keberadaan atau ketiadaan infeksi virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 di dalam tubuh.

Untuk mengonfirmasi keberadaan virus corona secara akurat dalam tubuh seseorang harus dilakukan test SWAB dengan metode PCR (polymerase chain reaction).

Hasil tes dari rapid tes adalah reaktif (ada reaksi terhadap keberadaan antibodi) atau non-reaktif (tidak ada reaksi terhadap keberadaan antibodi).

Jika anda sempat membaca hasil rapid tes adalah positif atau negatif, harus dimaknai sebagai positif atau negatif terhadap keberadaan antibodi dalam tubuh, bukan positif atau negatif terhadap keberadaan virus corona penyebab Covid-19.