Beranda Warta Desa Pemdes Padaasih Cek Suhu Tubuh Sopir Apalan Lokal PT Eco Paper Antisipasi...

Pemdes Padaasih Cek Suhu Tubuh Sopir Apalan Lokal PT Eco Paper Antisipasi Korona

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Pemdes Padaasih Kecamatan Cibogo kembali melakukan penyemprotan disinfektan massal yang ketujuh kali, Rabu (22/4/2020).

Selain penyemprotan, pihak Pemdes Padaasih bersama Bhabinkamtibmas Polri, Babinsa TNI AD, BPD, LPM serta unsur RT dan RW, melakukan pengecekan suhu tubuh para sopir apalan lokal atau sopir kardus PT Eco Paper untuk antisipasi korona covid-19.

Kepala Desa Padaasih Kecamatan Cibogo Nana Suryana kembali mengimbau warganya agar bahu membahu mengantisipasi penyebaran wabah virus corona atau covid 19.

“Kita bekerja maksimal melibatkan semua unsur jajaran Pemdes Padaasih, semua turun tidak terlepas Bhabinkamtibmas Polri dan babinsa TNI AD,” ujarnya.

Pihaknya selalu memantau ODP para perantau yang pulang mudik dari zona merah dan sudah menyertakan 5 warganya yang ODP untuk ikut tes rapid di Kecamatan Cibogo.

“Sambil menunggu hasil tes rapid, warga ODP diisolasi secara mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari. Kita berupaya secara maksimal melalui penyemprotan disinfektan massal guna pencegahan penyebaran virus corona. Diharapkan Desa Padaasih bisa terbebas dari wabah covid 19, terutama kepada warga yang merantau di luar negri, di luar pulau jawa juga para perantau yang ada di zona merah, kalau memang sayang keluarga, anak dan istri, lebih baik jangan pulang, sebelum wabah covid 19 selesai,” tegas Kades Nana kepada Jabarpress.com.

Ketua BPD Desa Padaasih Drs Bambang Slamet Supriadi menjelaskan, karena pendami covid 19 ini sudah menjadi wabah nasional dan sudah diintruksikan oleh Pemerintah Pusat, kemudian Desa Padaasih juga melakukan himbauan-himbauan sehingga melakukan penyemprotan disifektan massal untuk antisipasi penyebaran corona virus atau covid 19.

“Mari kita tangani bersama wabah covid 19 ini sangat serius karena itu perlu penanganan secara bersama, dari pemeritah pusat daerah sampai ke pemdes ini kita perlu mengimbau kepada lapisan masyarakat agar berpola hidup bersih dan sehat dan wajib masker,” paparnya.

Pihaknya juga mengimbau warga yang pulang dari rantau atau dari zona merah agar cepat melapor ke Rt dan Rw atau ke kantor Desa, dan Desa sudah membentuk relawan satgas covid 19, atau nanti akan ditindaklanjut oleh pihak kecamatan dan puskesmas terdekat.

“Untuk para perantau yang ada di luar kota, apalagi ada di zona merah kalau bisa jangan dulu pulang mudik, untuk memutus mata rantai civid 19 diharapkan warga yang ada di luar kota bisa mengerti dengan keadaan seperti ini, di tengah tengah pendami covid 19, kalau memang mereka memaksa ingin pulang berarti mereka harus mengisolasi secara mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari ,” tambahnya.

Tim relawan satgas covid 19 Desa Padaasih Sukendar yang akrab disapa Morpin menjelaskan, jumlah ODP di Desa Padaasih ada sekitat 40 orang dan yang mengikuti test rapid tahap kedua ada 4 orang.

“Pada tes rapid yang pertama Desa Padaasih mengirimkan ODP 13 orang dan yang 13 ini hasilnya negatif, diharapkan hasil tes kedua ini juga negatif,” paparnya.

Adapun 40 ODP tersebut merupakan warga perantau yang mudik datang dari, Indramayu, Bekasi, Jakarta, Lombok, Bali, Kalimantan.

“Tetap waspada dan jangan panik,” pungkasnya.

(Ajat Sudrajat)

BERBAGI