Beranda Hukum Asik, Warga Terdampak Korona bakal Dapat BLT dari Dana Desa untuk 3...

Asik, Warga Terdampak Korona bakal Dapat BLT dari Dana Desa untuk 3 Bulan

Jabarpress.com, Subang-Kabar gembira untuk warga terdampak wabah korona (covid-19).

Pemerintah pusat melalui Kementerian Desa (Kemendes) segera menyiapkan skema pemberian Bantuan Langsung Tunai atau BLT untuk warga terdampak Covid-19, dengan sumber anggaran dari Dana Desa (DD).

Informasi yang dihimpun, skema pemberian BLT ini merupakan bagian dari program Jaringan Pengaman Sosial (JPS) Dana Desa, terdiri atas BLT (Bantuan Langsung Tunai) Dana Desa, PKTD atau Padat Karya Tunai Desa, dan Desa Tanggap Covid-19.

Khusus untuk BLT Dana Desa, berdasarkan informasi yang dihimpun, ada beberapa kategori:

1. Desa Penerima Dana Desa (DD) kurang dari Rp800 juta, maka mengalokasikan BLT DD sebesar 10-15%,

2. Desa Penerima Dana Desa sebesar Rp800 juta-1 miliar, maka mengalokasikan BLT DD sebesar 15-20%,

3. Desa Penerima Dana Desa sebesar Rp1-1,2 miliar, maka mengalokasikan BLT DD sebesar 20-25%,

4. Desa Penerima Dana Desa sebesar Rp1,2-2 miliar, maka mengalokasikan BLT Dana Desa sebesar 25-30%, dan

5. Desa Penerima Dana Desa sebesar Rp2 miliar keatas, maka mengalokasikan BLT Dana Desa secara khusus.

Masa penyaluran bantuan BLT Dana Desa ini selama 3 bulan, terhitung sejak April 2020, dengan nominal BLT sebesar Rp600 ribu/bulan.

Saat dikonfirmasi soal kabar ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Dispemdes) Kabupaten Subang, Nana Mulyana, membenarkan informasi tersebut.

Menurut dia, untuk program PKTD dan Tanggap Covid-19, itu mengacu kepada SE Mendes No 8 Tahun 2020 tentang Penegasan PKTD dan Desa Tanggap Covid-19.

Sedangkan untuk BLT DD masih menunggu finalisasi dan keluarnya surat edaran.

“Pami BLT nu tadi masih finalisasi (kalau BLT tadi masih nunggu finalisasi), nu (yang) BLT masih menunggu Surat Edaranya. Tos saminggu kapengker Draft na, mudah-mudahan minggu payun kaluar SE-na. Pami Desa Tanggap Covid 19 sareng PKDT mah atos (Sudah seminggu kebelakang draftnya, mudah-mudahan minggu depan keluar SE-nya (Surat Edarannya). Kalau Desa Tanggap Covid-19 dan PKDT sudah (ada SE-nya)),” papar Nana saat dikontak Jabarpress.com, Sabtu (11/4/2020).