Beranda Daerah Tokoh Ulama Subang Ajak Masyarakat Tak menghina Simbol-simbol Negara

Tokoh Ulama Subang Ajak Masyarakat Tak menghina Simbol-simbol Negara

DUKUNG PENEGAKKAN HUKUM POLRI TERHADAP SIAPAPUN YANG MENGHINA SIMBOL-SIMBOL NEGARA

JABARPRESS.COM,SUBANG- Pimpinan Pondok Pesantren Pagelaran I Cimeuhmal Tanjungsiang kabupaten Subang mendukung pihak berwajib melakukan penangkapan atas penghinaan Presiden Republik Indonesia disaat perang melawan pendemi global Covid-19 di Indonesia.

Menurut KH Maman adanya upaya penghinaan tersebut justru tak disukai masyarakat yang berada dilapisan bawah karena memaknai presiden sebagai kepala Negara yang sedang memimpin bangsa yang besar.

“Yang merasa merasa sakit itu seperti saya masyarakat yg di bawah yg ada di akar rumput, masyarakat yg ada di grasroot melihat pemimpinnya dihina, Siapapun presiden kalau dihina dan di caci maki saya merasa sakit hati. Karena presiden itu simbol Negara,” ungkapnya.

Menurut ketua Forum Pondok Pesantren (FPP) kabupaten Subang ini tindakan Kapolri jenderal Idham Azis sudah tepat dengan menangkap orang yang menghina presiden karena hal itu sudah menjadi tanggung jawab dan kewenangan kapolri lah untuk menangkapnya berdasarkan laporan dari masyarakat bawah.

KH Maman mengajak semua lapisan masyarakat termasuk para tokoh agar bersama-sama melawan pendemi global covid-19 ini di Indonesia daripada membuang energy untuk saling menyalahkan sesame anak bangsa atau kepada Pemimpin tertinggi bangsa yakni Presiden.

“Jangan sampai dimanfaatkan situasi saat ini dimanfaatkan kelompok tertentu untuk menjatuhkan Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengganti ideology bangsa dengan khilafah misalnya,” tegas KH Maman S. Jamaludin.

KH Maman mengajak umat islam di Indonesia terus berikhtiar secara lahir dan bathin melalui do’a dan upaya medis serta mengikuti arahan pemerintah pusat untuk menanggulangi bencana wabah virus Covid-19 yang mematikan ini.***