Beranda Daerah Perangi Korona, Ulama Kabupaten Tasikmalaya Ajak Warga Taati Pemerintah

Perangi Korona, Ulama Kabupaten Tasikmalaya Ajak Warga Taati Pemerintah

KAB. TASIKMALAYA- Ketua MUI Kabupaten Tasikmalaya KH Ii Abdul Basith Wahab Mengapresiasi rapid test Covid-19 yang dilakukan pemerintah Republik Indonesia melalui Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan Instansi terkait lainnya di kabupaten Tasikmalaya.

“Kami atas nama umat Islam Kabupaten Tasikmalaya ucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah dilaksanakan tes massal Covid-19 di kabupaten Tasikmalaya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu KH Ii Abdul Basith juga mengajak masyarak kaum muslimin untuk taat kepada pemerintah, “Kemudian kami juga menyatakan bahwa ketaatan adalah sebuah kewajiban selama memerintahkan kepada hal-hal yang bukan maksiat,” tegasnya.

Menurut KH. Ii Abdul Basith Apa yang diperintahkan oleh pemerintah kepada masyarakat pasti berdasarkan kajian-kajian dan tidak memerintahkan kepada kemaksiatan.

“Yang kedua hal-hal yang ditengarai dapat menimbulkan bahaya maka kita diwajibkan untuk menjauhi hal-hal membahayakan tersebut,” jelasnya.

Dia juga menukil sebuah hadita Rasulullah SAW untuk jangan membahayakan diri sendiri dan jangan membahayakan orang lain

“Maka kita di Kabupaten Tasikmalaya sekuat mungkin untuk melakukan usaha-usaha agar terhindar dari hal-hal yang menurut hukum yang menimbulkan sebab akibat akan timbulkan kebahayaan,” lanjutnya.

Kata KH Ii Abdul Basith seyogyanya warga kabupaten Tasikmalaya bersyukur karema hingga saat ini Kabupaten Tasikmalaya masih aman dari virus Corona.

“Alhamdulillah hingga saat ini di Kabupaten Tasikmalaya masih dalam keadaan aman mudahan ini akan terjadi selamanya,” ucapnya.

“Kepada masyarakat Ikutilah anjuran pemerintah karena kita wajib mengikutinya sejauh yang kita mampu, kalau pemerintah menganjurkan kita tinggal di rumah maka tinggallah di rumah sebaliknya konsekuensinya jika ada konsekuensi yang memberatkan masyarakat maka pemerintah berkewajiban untuk membantu dari dampak tinggal di rumah atau tidak bisa kerja dari rumah secara optimal,” pungkasnya.

Sebelumnya sekitar 200 ulama bahkan mengikuti rapid test covid-19 di kompleks gedung MUI kabupaten Tasikmalaya, Dia berharap menghadapi Covid-19 in pemerintah dan masyarakat bisa menjalin pengertian yang baik termasuk di kabupaten Tasikmalaya.***