Beranda Warta Desa Ada 15 ODP Covid-19, Pemdes Cibogo Bentuk Satgas Corona

Ada 15 ODP Covid-19, Pemdes Cibogo Bentuk Satgas Corona

Jabarpress.com, Subang-Untuk mengantisipasi mewabahnya penyebaran virus korona atau Covid-19, Pemdes Cibogo Kecamatan Cibogo membentuk Satgas Covid-19, Senin (6/4/2020).

Pembentukan Satgas melibatkan semua unsur aparatur desa dan lembaga kemasyarakatan desa, yaitu BPD, LPM, Kepala Dusun, Karang Taruna, RT dan RW.

Kades Cibogo Kecamatan Cibogo, Ahmad Mahbubi menghimbau seluruh warganya agar membatasi diri dan keluarga agar tidak bepergian keluar kecuali dalam keadaan darurat serta meningkatkan kewaspadaan diri dengan membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), yakni cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau handsanitizer secara rutin setelah beraktifitas.

“Selain itu membatasi menyentuh wajah, hidung, mulut, dan mata sebelum mencuci tangan. Tetapkan etika batuk dengan tutup hidung dan mulut menggunakan tisu atau saputangan. Batasi berjabat tangan lakukan dengan tidak bersentuhan, serta tingkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi gizi seimbang dan minum air yang cukup serta aktifitas fisik minimal 20 menit sehari. Bagi warga yang anggota keluarganya datang dari luar daerah agar melapor terlebih dahulu kepada petugas RT/RW setempat atau ke kantor Desa, kemudian mengisolasi diri dengan cara berdiam diri di dalam rumah selama 14 hari, serta menjaga kontak dengan keluarga untuk meminimalisir kemungkinan tertular covid 19,” papar Mahbubi kepada Jabarpress.com.

Sekdes Cibogo Gugun Faisal meminta warga yang pulang mudik dari zona merah agar terlebih dahulu melapor kepada RT/RW atau ke kantor Desa serta chek up ke Puskesmas terdekat. Hal ini untuk memastikan bahwa mereka tidak tertular virus tersebut, atau pihak petugas puskesmas yang mendatangi kepada pemudik yang datang dari zona merah.

“Selain pemudik yang datang dari zona merah, ada juga warga kami yang pulang dari luar negeri yakni dari Malaysia, itu sudah dicek ke eumahnya oleh bidan desa, kemudian mereka harus mengisolasi diri di rumahnya dan melapor ke Puskesmas Cibogo. Selanjutnya akan ada proses penanganan serta pemeriksaan, yang tadinya mereka ODP setelah melakukan chek up secara berkala, dan dinyatakan mereka sehat tidak ada apa- apa, serta hasilnya negatif,” imbuhnya.

Sementara hasil pantauan Satgas Covid 19 Desa Cibogo, bahwa ODP atau Orang Dalam Pemantauan Covid-19 di Desa Cibogo sebanyak 15 orang.

“Kemungkinan kalau jumlah pemudik meningkat ya otomatis jumlah ODP akan bertambah, sementara di Desa Cibogo jumlah ODP berubah-ubah.

“Diimbau kepada warga yang pulang mudik dari zona merah atauk dari luar negeri agar melakukan tindakan proaktif melaporkan diri ke RT/RW atau ke kantor desa atau bisa langsung ke UPTD Puskesmas,” tegas Gugun.

Kadus II Andi Supena menambahkan, pihaknya memiliki tanggungjawab terkait dengan tugas pungsi satgas covid 19.

Dia berharap kepada warga agar mematuhi aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

“Kami mengimbau warga agar jauhi kerumunan-kerumunan, kurangi aktifitas di luar rumah, terutama kepada warga yang pulang mudik dari zona merah agar cepat chek up ke puskesmas terdekat dan melapor ke aparatur desa. Kami juga minta warga tetap waspada dan sadar bahwa penyebaran virus corona atau covid 19 itu sangat berbahaya, kita harus waspada dan biasakan pola hidup sehat, karena hal itu demi keselamatan kita semua,” pungkasnya.

(Ajat Sudrajat)