Beranda Nasional Pedagang Masker Kain Enggan Disebut Cari Untung Dari Musibah

Pedagang Masker Kain Enggan Disebut Cari Untung Dari Musibah

Warga: Masker Medis Kok Malah Sulit Didapat Sih?

BERBAGI

KOTA BANDUNG- Makin merebaknya wabah virus korona di dunia membuat dunia berduka pasalnya banyak menimbulkan korban jiwa yang cukup besar di dunia.

Namun tak melulu menyebabkab duka, kino setelah 1 bulab lebih wabah itu berepidemi membuat sejumlah pedagang beralih, membuat ribuan masker karena masker kini langka.

Seorang pedagang masker di jalan Cimindi mengatakan berkah berdagang masker karena saat ini memang momentumnya barang pelindung dari serangan bakteri ini.

“Harga ada yang Rp 5000,- ada yang Rp 7500 ada juga yang Rp 10 Ribuan, relatif tapi ini masker kain emang begini modelnya cukup laku karena gaya,” ungkap pria yang berragang di jalan Cimindi kota Cimahi ini.

Pedagang tersebut menolak disebut meraup untung di tengah musibah, menurutnya musibah Corona mudah-mudahan bisa segera berlalu, adapun masalah bisnis yang kini ditekuninya sebagai jalan alternatif demi menghidupi keluarga di rumah.

“Kalau disebut Membawa berkah gak enak juga sih, ini kan karena kebetulan nomentumnya masker naik daun, ya jadi rezeki Al Hamdulillah,” ungkapnya.

Disepanjang jalan Cimindi, Jalan Cibeureum hingga Jalan Cihanjuang kini memang banyak ditemukan pedagang masker, walaupun hanya masker kain tapi cukup mendongkrak penjualan.

“Daripada gak ada masker medis, N-95 daj masker kesehatan udah pake masker ini yang kain, modis dan murah menghindarkan debu, droplet, dan bau mulut juga,” kata Imas Maesaroh warga Gunung Batu Cimindi saat membeli masker.

Sulitnya mendapat masker medis menjadi pertanyaan warga yang kerap tak mendapat masker anjuran pemerintah itu. Diduga ada penimbunan dalam jumlah besar dengan praktik illegal.***

BERBAGI