Beranda Daerah 700 Guru Madrasah Tak Kebagian Honor, Ini Penjelasan Ketua FTHMI Subang

700 Guru Madrasah Tak Kebagian Honor, Ini Penjelasan Ketua FTHMI Subang

Jabarpress.com, Subang-Sebanyak 700 orang dari total sekitar 2.700-an lebih guru honorer madrasah di Kabupaten Subang tidak mendapatkan honor dari anggaran yang dialokasikan oleh pemkab.

“Benar, mereka belum terakomodir,” ujar Ketua Forum Tenaga Honorer Madrasah Indonesia (FTHMI) Subang, Saeful, saat dikontak Jabarpress.com, Jumat (27/3/2020).

Dia mengungkapkan, awalnya FTHMI mengajukan anggaran sebesar Rp3 miliar kepada Pemkab Subang untuk honor para tenaga honorer madrasah sebanyak 2.700 orang.

Namun, sambung dia, setelah berkomunikasi dengan bupati dan wakilnya, mengingat keterbatasan anggaran, alokasi yang disetujui Pemkab Subang menjadi sebesar Rp2,575 miliar.

Saeful menyebut, anggaran honor itu dicairkan pada tahun 2019 dan didistribusikan kepada 2.000-an orang guru honorer madrasah. Masing-masing mendapat honor sebesar Rp100.000/orang/bulan, atau sekitar Rp1.200.000/orang/tahun.

“Karena anggarannya terbatas yang disetujui pemkab sebesar Rp2,575 miliar, maka kita bagikan kepada sekitar 2.000-an orang. Jadi yang 700 orang memang belum terakomodir. Mudah-mudahan tahun 2021 nanti, semuanya bisa terakomodir,” paparnya.

Menurut dia, pembagian honor dilakukan secara langsung dan tunai yang disalurkan melalui 30 koordinator kecamatan (koorcam) FTHMI.

“Mereka yang memvalidasi data, mereka juga yang membagikan langsung kepada penerima,” ucapnya.

Sisa Anggaran Rp175 Juta Digunakan Kegiatan

Selanjutnya, dia menjelaskan, dari total anggaran honor Rp2,575 miliar yang dibagikan kepada 2.000-an orang, terdapat sisa sekitar Rp175 jutaan. Dana sisa ini digunakan untuk kegiatan dan operasional FTHMI Subang.

“Diantaranya kegiatan validasi data di 10 titik, seperti Tanjungsiang 3 titik, Kasomalang, Sagalaherang, dan lainnya. Kita berharap di tahun 2021 nanti, semua guru honorer madrasah bisa terakomodir untuk dapat honor,” pungkasnya.