Beranda Warta Desa Kades Rancadaka Sebut Warganya Meninggal Karena Malaria

Kades Rancadaka Sebut Warganya Meninggal Karena Malaria

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Kades Rancadaka Kecamatan Pusakanagara, H Sueb, menegaskan, seorang warganya yang meninggal di Jakarta akibat menderita malaria, bukan karena korona covid-19.

“Memang pada hari Minggu (22/3/2020) ada berita salah satu warga asal Rancadaka yang sudah lama menetap di Jakarta, meninggal dunia. Karena sekarang ini lagi viral virus corona, yang ditakutkan warga meninggalnya akibat virus corona. Padahal menurut anggota keluarganya yang berangkat ke Jakarta, almarhumah meninggal akibat kena malaria. Jadi bukan akibat corona, tetapi kena malaria,” tegas H Sueb kepada Jabarpress.com.

Dia menerangkan, ketika ada kabar warga Rancadaka meninggal di Jakarta dan akan dikebumikan di Rancadaka, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak Kecamatan, UPTD Puskesmas Pusakanagara, Polsek serta Koramil Pusakanagara.

“Laporan kami pun langsung ditindaklanjuti oleh Camat Pusakanagara M Rudi, beliau langsung datang ke lokasi untuk mendengar benar-tidaknya ada yang meninggal akibat virus corona yang rencananya akan dikuburkan di Rancadaka. Baru pagi harinya kabar yang simpang siur tersebut terjawab. Pihak keluarga dari Jakarta mengabarkan ke pemerintahan desa bahwa almarhumah meninggal akibat malaria dan bukan corona. Dan kepada para pihak pengguna medsos jangan dulu menuduh atau menyebar isu yang belum pasti kebenarannya,” tuturnya.

Selanjutnya dia mengklarifikasi pernyataan sebelumnya terkait almarhumah yang pernah bekerja di Hongkong. Menurut keterangan pihak keluarga, sebut dia, almarhumah masih berusia 18 tahun dan bersekolah. Namun memang pernah melakukan kunjungan ke Tiongkok.

“Jadi tidak benar kalau almarhumah pernah kerja di Hongkong. Cuma memang pernah ke Tiongkok, statusnya masih sekolah,” pungkas Sueb.

(Asep H Ocay)

BERBAGI