Beranda Daerah Posko Relawan Pantura Salurkan Ratusan Paket Logistik, Ketua FPP: Bantuan Harus Tepat...

Posko Relawan Pantura Salurkan Ratusan Paket Logistik, Ketua FPP: Bantuan Harus Tepat Sasaran

Jabarpress.com, Subang-Posko Relawan Banjir Pantura di RT 07/02 Desa Kertajaya Kecamatan Tambakdahan menyalurkan ratusan paket logistik untuk para korban banjir Pamanukan, Kamis (27/2/2020).

Koordinator Posko Relawan, Luki Mulyana, menyebut, sebanyak 150-an paket logistik sudah mulai disalurkan ke sejumlah lokasi korban banjir, terutama lokasi-lokasi yang belum tersentuh atau kurang terjangkau bantuan.

“Kami memprioritaskan penyaluran logistik ini ke beberapa titik yang belum tersentuh atau kurang terjangkau bantuan. Hari ini ada 150-an paket logistik yang sudah mulai disalurkan,” ujarnya kepada Jabarpress.com.

Bantuan logistik yang dikoordinirnya berasal dari para donatur, baik perorangan maupun lembaga, di antaranya NU Care, Lazisnu Subang, HMI Cabang Subang, Ponpes Miftahul Huda Pamanukan, BEM STMIK Subang, Kopma Unsub, Majelis Maiyah Subang, Forum Pondok Pesantren (FPP) Subang dan Jawara Dinsum.

“Logistik yang kita salurkan beragam, seperti mie instan, obat-obatan dan makanan ringan. Kita berharap bantuan ini bisa meringankan beban para korban,” ucapnya.

Sementara, Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Subang merasa prihatin atas musibah banjir yang menimpa warga Pantura Subang.

Ketua FPP Subang, KH Maman S Jamaludin mengungkapkan saat ini pihaknya sedang mengkoordinir bantuan yang akan dikirim FPP kepada korban banjir.

“FPP akan bergerak mengkordinir dari tiap pesantren untuk memberikan bantuan bantuan bencana banjir,” ungkapnya.

KH Maman S Jamaludin sudah menugaskan Humas FPP untuk mengkordinasi posko penerima di Pamanukan agar bisa mengirim bantuan tepat sasaran.

“Kita sedang mendata pesantren dan santri yaang akan kita bantu, intinya supaya tepat sasaran melalui posko relawan banjir pantura di sana,” imbuhnya.

Berdasarkan pantauan langsung Humas FPP di lapangan, Ust Ridwan Hartiwan, puluhan pesantren dan madrasah membutuhkan alat kebersihan untuk membersihkan dampak banjir.