Beranda Daerah Wabup Subang Ancam Desa Tak Capai Target PBB 70%: Jangan Dulu Dicairkan!

Wabup Subang Ancam Desa Tak Capai Target PBB 70%: Jangan Dulu Dicairkan!

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menegaskan, penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sudah menjadi tugas pokok para Camat. Oleh karena itu kepada para Camat untuk komitmen meningkatkan potensi PBB di daerahnya bersama Kepala Desa/Lurahnya.

“Saya kembai mengingatkan (kepada para Camat) bahwa nagih PBB bukan lagi tugas bantuan para Camat tetapi menjadi tugas pokok para Camat, jadi urusan PBB bukan saja menjadi urusan Kepala Desa,” tegasnya dalam sambutan pada kegiatan Evaluasi Penerimaan PBB P2 Tahun 2019 dan Akselerasi Penerimaan PBB P2 Tahun 2020 serta Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Bapenda Kabupaten Subang dengan Kejaksaan Negeri Subang tahun 2020 di Kantor Bank BJB Subang, Kamis (20/2/2020).

Pada kesempatan itu, ditandatangani Kerjasama antara Pemda Kabupaten Subang dengan Kejaksaan Negeri Subang sebagai jaksa Pengacara Negara dalam penagihan Pajak Daerah di Kabupaten Subang.

Wabup mengatakan, akan melakukan evaluasi pada penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Subang. Sebagai keseriusan Pemda Kabupaten Subang dalam pencairan bantuan desa akan mempertimbangkan Pencairan tahap pertama bulan April 2020 juga akan mempertimbangkan pelunasan PBB.

“Kita juga mengingatkan kepada Dinas Pemdes bahwa pencairan tahap pertama bulan April kalau PBB tidak mencapai 70% jangan dulu dicairkan,” katanya.

Sedangkan bagi desa yang mencapai 100% akan diberikan reward kepada desanya.

Kaitannya kerjasama dengan kejaksaan Negeri Subang sebagai Jaksa Pengacara Negara dalam menagih Pajak daerah sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebab masih ada wajib pajak yang menyembunyikan potensi pajaknya.

Oleh karena itu dirinya menyampaikan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Subang yang telah bersedia bekerjasama sebagai Jaksa Pengacara Negara dalam penagihan Pajak Daerah dalam rangka meningkatkan PAD Kabupaten Subang.

“Kita bukannya meminta Kejari sebagai debt collector, tetapi kita juga perlu ada shock therapy supaya bangkit kesadaran membayar pajaknya,” kata Wabup.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Subang, M. Ihsan mengharapkan kerja sama dengan aparatur desa dalam melaksanakan amanat membantu Pemkab Subang.

”Kami berterima kasih kepada Pemda Kabupaten Subang yang telah memberikan kepercayaan sebagai Jaksa Pengacara Negara,” katanya.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bapenda Kabupaten Subang, Dadang Kurnianudin dan para Camat se-Kabupaten Subang.

BERBAGI