Beranda Daerah Tercemar Limbah ‘Tahunan’, Sungai Cipunagara Bukan Sekedar Desa Wisata

Tercemar Limbah ‘Tahunan’, Sungai Cipunagara Bukan Sekedar Desa Wisata

SUBANG– Dugaan pembuangan limbah yang mencemari sungai Cipunagara di kampung Ciseupan desa Cibuluh kecamatan Tanjungsiang kemarin ters menuai tanggapan dari masyarakat.

Dalam wawancara, seorang warga yang akrab dipangil Abang mengungkap kekesalan berulangnya kasus buang limbah yang mematikan hewan di aliran sungai itu.

“Itu kan dari sana pak, dari arah sungai Cipabeulah, jadi kemungkinan dibuang pas air sungai ini meluap, dan ikan pagi-pagibudah mati, kalau pakai hitungan jam gak lama racun yang mengalir, sampai ke sungai Cipabeulah dan ke Cipunagara,” ungkap Abang.

Dia bahkan mengatakan soal desa wisata dalam kasus ini tak perlu disoal karena yang lebih penting aliran sungai lebih digunakan untuk sumber kehidupan manusia.

“Yang parah itu ya yang tahun 2016, tapi gak selesai, gak ada kabarnya lagi penyelesaiannya, padahal sungai penting bukan sekedar dipakai desa Wisata tapi jadi sumber kehidupan banyak orang di sepanjang aliran sungai itu sendiri,” ucapnya, menambahkan.

“Kalau ekosistem terganggu pasti semua makhluk hidup di sepanjang aliran sungai mati, manusia juga takut kalau sudah melihat busa diduga limbah,” pungkasnya.

Peristiwa cairan diduga limbah terjadi kemarin pagi, (19/02/2020) setelah warga melihat banyaknya ikan yang mati di aliran sungai Cipunagara. Ada juga warga yang membawa pulang ikan ikan tersebut diduga untuk dikonsumsi.

Kejadian ikan mati dan sungai yang mengandung busa diduga kuat akibat ada buangan limbah yang mirisnya terjadi hamlir setiap tahun tanpa ada tindakan dan pengungkapan oknum pelaku buang limbah.*