Beranda Warta Desa Takut Banjir, Nelayan Patimban Minta Sungai Mataram Dikeruk

Takut Banjir, Nelayan Patimban Minta Sungai Mataram Dikeruk

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Para nelayan Dusun Genteng Desa Patimban Kecamatan Pusakanagara meminta Pemkab Subang mengeruk Sungai Mataram untuk mencegah air meluap dan memperlancar mobilitas lalulintas perahu mereka.

“Sudah hampir tiga tahun Sungai Mataram enggak dikeruk, padahal saat ini timbunan lumpurnya makin parah, menyebabkan perahu nelayan yang mau melaut atau melelang ikan hasil tangkapan, sulit melintas,” keluh Ketua KUD Mina Misaya Guna Genteng, Juhari, kepada Jabarpress.com.

Sungai Mataram ini, sambung dia, merupakan jalur utama lalulintas nelayan untuk mencari ikan ke laut atau melelang hasil tangkapan. Akibat sungainya dangkal dan berlumpur, banyak nelayan tidak bisa menjual ikan ke tempat lelang sehingga mereka menderita kerugian.

“Selain itu, karena pendangkalan ini, kami juga khawatir terjadi banjir di musim hujan seperti ini,” katanya.

Pihaknya pun meminta pemkab khususnya Dinas PUPR dan Dinas Kelautan Perikanan segera mengeruk Sungai Mataram.

“Banyak nelayan enggak bisa lelang akibat perahu mereka kandas di sungai berlumpur itu. Kami sudah mengajukan ke dinas kelautan agar sungai dikeruk setiap tahun dan berharap secepatnya dikeruk tahun ini,” ucapnya.

Seorang nelayan Genteng, Darpi, menambahkan, kehidupan nelayan Genteng semakin sulit pasca adanya proyek Pelabuhan Patimban. Karena wilayah laut tempat mereka mencari ikan terganggu habitatnya oleh proyek pelabuhan.

“Sudah di laut susah mencari ikan akibat dampak proyek pelabuhan, mau keluar-masuk perahu pun sangat susah akibat semakin dangkalnya Sungai Mataram. Bayangkan saja ketika air laut surut kami kalau mau masuk berjam-jam dan sampai nginep karena perahu kami kandas kena lumpur, banyak nelayan yang telat lelang karena kemalaman, kami mohon kepada pihak pemerintah untuk segera mengeruk Kali Mataram, jangan sampai pemerintah menunggu nelayan kelaparan,” pungkasnya.

(Asep H Ocay)

BERBAGI