Beranda Pesantren Mubalig HUT ke-72 Subang Dipastikan Bukan Eks Anggota HTI

Mubalig HUT ke-72 Subang Dipastikan Bukan Eks Anggota HTI

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Penceramah atau mubalig yang akan mengisi tablig akbar sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Subang ke-72 pada April 2020 nanti dipastikan bukan ustad yang dikenal sebagai mantan anggota HTI.

Sebelumnya, beredar luas kabar di tengah masyarakat khususnya di kalangan pesantren, bahwa untuk penceramah acara tablig akbar peringatan Hari Jadi Kabupaten Subang adalah ustad mantan anggota HTI. Hal ini diperbincangkan rame di kalangan santri bahkan juga para kyai.

Jika memang benar, kalangan pondok pesantren menyayangkan atas sikap Pemkab Subang. Sebab, masyarakat umum sudah tahu kalau HTI itu ormas terlarang yang sudah dibubarkan pemerintah akibat terpapar paham radikal di dalamnya.

Seperti yang diungkapkan oleh Kyai Bahrudin. Kalangan muda NU, katanya, bahkan sampai mengancam akan melakukan aksi turun ke jalan, jika benar ustad mantan HTI jadi ceramah di Subang.

“Ditakutkan si ustad memberikan pemahaman yang berbeda dengan kultur atau budaya lokal Subang,” ujar Pimpinan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Pagaden Barat ini.

Ternyata kekhawatiran kalangan pesantren tak perlu berlangsung lama.

Kyai Abrehom selaku Ketua Forum Intelektual Santri Subang, mengabarkan bahwa untuk penceramah tablig akbar Hari Jadi Kabupaten Subang dipastikan bukan mantan HTI.

“Kabar itu bohong, karena saya sendiri yang mengundang penceramahnya, yang tak lain adalah Maulana Habib Lutfi bin Yahya Pekalongan,” kata Abrehom.

Abrehom menegaskan, kabar ini harus diluruskan, agar masyarakat tahu yang sebenarnya dan tidak punya pandangan negatif kepada Pemkab Subang. Dia menjelaskan sosok Maulana Habib Lutfi Bin Yahya.

“Beliau selain dikenal sebagai Ketua Jam’iyyah Sufi sedunia, juga menjabat salah satu anggota Wantimpres pemerintahan Jokowi,” tandasnya.

Kyai Abrehom lantas bercerita perjalanannya ke pekalongan, saat mengundang Habib Lutfi bareng pengurus Jatman dan perwakilan Pemkab Subang.

“Jika pada saatnya nanti, tepatnya pada tgl 2 April 2020 beliau bisa hadir, tentu menjadi anugerah besar bagi Kabupaten Subang, yang nilainya tidak terukur dengan hal apapun. Sementara ini kita berdo’a saja semoga beliau bisa hadir dan juga Pemkab Subang selaku pribumi supaya bisa mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal,” pungkasnya.

BERBAGI