Beranda Daerah Pembunuh Sopir Taksi Online Di Subang Terancam 15 Tahun Penjara

Pembunuh Sopir Taksi Online Di Subang Terancam 15 Tahun Penjara

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Pelaku perampokan dan pembunuhan Adhi Darajat Putra (25 tahun), sopir taksi online, yang jasadnya ditemukan di pinggir Jalan Raya Patrol Desa Tambakmekar Kecamatan Jalancagak, Gunawan alias Gun (27 tahun), berhasil diringkus tim gabungan Satreskrim Polres Subang dan Resmob Polda Jabar yang dibantu Polsek Garut.

Kapolres Subang, AKBP Teddy Fanani, menyebut, pelaku yang merupakan warga Kampung Mayak RT 04/07 Desa Baros Kecamatan Baros, Serang, Banten ini, diringkus di Kampung Lebak Janteng, Kecamatan Leles, Garut.

Kapolres mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari penemuan jenazah korban. Kemudian polisi mendapat informasi pelaku menawarkan mobil korban kepada seseorang di Garut berinisial AGS dengan harga Rp10 juta.

Pihaknya kemudian melakukan pelacakkan dan berhasil menangkap pelaku di Garut.

Peristiwa perampokan dan pembunuhan itu bermula saat korban yang merupakan sopir taksi onlen Grab menerima pesanan dari pelaku pada 21 Januari 2020 pukul 02.00 WIB dini hari depan Pos Perum Puri Abdi Praja, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang.

“Tersangka minta diantar ke Padalarang, kemudian sampai di Padalarang yang rencananya sesuai dengan keterangan mau mengambil uang, namun tidak ketemu dengan orang yang dituju. Kemudian berputar-putar sampai dengan jarak yang cukup jauh, dan minta kembali lagi ke Subang,” ungkap Kapolres kepada wartawan, Selasa (28/1/2020).

Kemudian pelaku meminta ke Subang dan pembayaran akan dilakukan di Subang. Sampai sejumlah biaya yang harus dibayar Rp 720 ribu, yang bersangkutan atau tersangka meminjam uang dengan temannya yang tidur di kosannya, tapi teman yang di Subang tidak punya uang.

“Akhirnya terjadi adu mulut antara korban dengan tersangka, hingga terakhir tersangka melakukan tindakan kriminal yaitu pembunuhan terhadap korban. Setelah terjadi pembunuhan korban dinaikkan ke mobil korban sendiri dibagian kiri depan kemudian dibawah, dan dibuang di pinggir jalan, setelah itu tersangka sendiri melarikan diri dengan membawa mobil tersebut,” paparnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 365 ayat 3 KUHP tentang pembunuhan dan pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit ponsel korban, jam tangan, mobil hingga pakaian.

BERBAGI