Beranda Daerah TPI Mina Misaya Genteng Terbengkalai, Nelayan Pilih Jual Ikan Ke Bakul

TPI Mina Misaya Genteng Terbengkalai, Nelayan Pilih Jual Ikan Ke Bakul

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Kantor Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Mina Misaya Guna di Kampung Genteng Desa Patimban Kecamatan Pusakanagara tampak kumuh dan terbengkalai.

Seorang nelayan asal Kampung Genteng, Feri, menyebut, selama ini di depan halaman kantor TPI biasanya dipakai untuk kegiatan lelang ikan laut hasil tangkapan para nelayan.

Namun sekarang dipenuhi oleh sampah jaring sero dan hampir satu tahun tidak ada kegiatan lelang di TPI ini.

“Selama dua tahun, Koperasi Mina Misaya Guna ini belum pernah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), padahal RAT wajib dilaksanakan. Jika tidak melaksanakan RAT, ini sudah masuk katagori koperasi tidak sehat, dan ini bisa terancam dibekukan,” ujar Feri kepada Jabarpress.com, Senin (6/1/2020).

Sebagai anggota TPI, pihaknya sebetulnya mendesak kepada ketua dan pengurus TPI agar segera melaksanakan RAT. Tapi responnya nihil.

“Kita sudah mendesak ke mereka kapan RAT akan dilaksanakan dan kapan akan dilaksanakan lelang lagi. Tapi jawabannya kepada kami hanya nanti nanti saja,” ucapnya.

Nelayan lainnya asal Kampung Genteng, Waslim, mengungkapkan, akibat sudah lama TPI tidak melaksanakan lelang, nelayan lebih memilih menjual ikan ke stok atau bakul. Para nelayan sepertinya sudah tidak ada kepercayaan lagi kepada TPI dan pihak pengurus TPI pun sudah tidak peduli terhadap nasib nelayan.

“Mereka lebih memilih urusan pribadi daripada ngurus TPI, sekarang saja kantor seperti tempat penampungan sampah jaring sero. Padahal TPI adalah mitra kerja nelayan. Ketika nelayan sedang kesusahan akibat kena dampak Pelabuhan Patimban, apakah pengurus TPI peduli terhadap nasib nelayan, justru mereka lebih peduli kepada orang sero, padahal yang punya sero itu bukan orang penduduk setempat tapi mereka orang Indramayu, ya jelas kami sebagai nelayan Genteng sudah tidak percaya lagi ke TPI Mina Misaya Guna, lagian selama hampir satu tahun tidak pernah melakukan lelang,” pungkasnya.

(Asep H Ocay)

BERBAGI