Beranda Daerah Peringati HUT KORPRI, Tim Sepakbola Cirangkong Tekuk Cijambe 7-0

Peringati HUT KORPRI, Tim Sepakbola Cirangkong Tekuk Cijambe 7-0

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Kesebelasan sepakbola Desa Cijambe menyerah 0-7 saat melawan kesebelasan sepakbola Desa Cirangkong, Senin (25/11/2019) yang bertempat di lapang sepakbola Aul Desa Cirangkong Kecamatan Cijambe.

Pada babak pertama kesebelasan sepak bola Desa Cirangkong yang dimotori Asep Sutia berhasil menguasai permainan dan menekan kesebelasan sepak bola Desa Cijambe, sehingga peluit panjang babak pertama skor sementara 5-0 untuk Kesebelasan sepak bola Desa Cirangkong dan memasuki babak kedua kembali kesebelasan sepak bola Desa Cirangkong menambah 2 gol hingga akhir peluit panjang scor menjadi 0-7 untuk kemenangan kesebelasan sepak bola Desa Cirangkong.

Asep Sutia dari tim sepak bola Desa Cirangkong saat ditemui seusai pertandingan mengatakan, pertandingan ini sebagai hiburan dalam rangka HUT Korpri tahun 2019, selain itu yang paling utama adalah silaturahmi antar perangkat dari desa yang satu ke desa yang lain dan masalah menang dan kalah didalam pertandingan sepak bola hiburan ini bukan tujuan utama.

H Didin Saepudin dari tim kesebelasan sepakbola Desa Cijambe mengatakan, pertandingan sepak bola hiburan ini dalam rangka HUT Korpri tahun 2019, pertandingan ini diikuti 8 club sepak bola yang berasal dari Desa dan 1 club sepak bola Kecamatan Cijambe dan para pemainnya diambil dari perangkat desa dengan batas usia di atas 40 tahun.

“Dengan digelarnya sepak bola hiburan ini tujuan utamanya adalah silaturahmi, jadi kita dan perangkat yang ada di desa masing-masing bisa kenal dengan perangkat desa yang lain, tetapi tujuan utamanya bukan kalah dan menang dalam pertandingan,” ujar Didin kepada Jabarpress.com.

Penanggungjawab pertandingan, Gandi Sugandi, mengatakan, pertandingan sepakbola hiburan dalam rangka HUT Korpri dan pertandingan ini hasil kesepakatan dengan para kepala desa pada acara minggon. Jadi hanya sepak bola karena sepak bola hanya satu tapi meriah.

Kemudian juga tujuannya silaturahmi plus hiburan, maka dibatasi pemainnya yang pertama dibatasi hanya perangkat desa, ketika perangkat desa kurang maka boleh unsur LPM dan BPD hanya dibatasi LPM dan BPD itupun usianya diatas 40 tahun, ketika sama sekali usia 40 tidak ada, 11 pemain mundur boleh ke usia 35 – 40 tahun.

“Kemudian kejuaran tetap ada 1, 2, 3 dan 4, tapi 9 kesebelasan tetap dapat piala, dikarenakan yang 9 kesebelasan misalkan juara 1, 2 dan 3 dan tim parplay 1, 2 dan 3 dan tim faporit 1, 2 dan 3 serta dalam pertandingan ini dengan sistem gugur,” pungkasnya.

(M Sunardi)

BERBAGI