Beranda Daerah Jaga Kualitas Demokrasi, Bawaslu Subang Perkuat Sinergis dengan Media

Jaga Kualitas Demokrasi, Bawaslu Subang Perkuat Sinergis dengan Media

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Untuk menjaga kelangsungan kualitas pelaksanaan demokrasi pemilihan umum (pemilu) di Indonesia, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Subang menggelar kegiatan Media Gathering dengan kalangan jurnalis.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, 26-27 November 2019 di Lembah Sari Mas Ciater.

“Kegiatan ini juga dalam rangka meningkatkan komunikasi dan keakraban antara Bawaslu dengan jurnalis,” ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Subang, H Parrahutan Harahap.

Melalui kegiatan ini, pihaknya berkomitmen akan menjaga dan melestarikan demokrasi serta kerekatan dengan jajaran jurnalis di wilayah Subang.

Apalagi, berbagai media massa merupakan mitra yang tidak dipisahkan dalam menjalankan tugas dan fungsi Bawaslu setiap pesta demokrasi. Media massa sangat berperan penting dalam menjalan tugas dan fungsi bawaslu.

“Melalui gathering ini diharapkan diantara kita lebih memahami tentang kinerja masing-masing pada Pemilu yang akan datang,” paparnya.

Komisioner Bawaslu Divisi data, informasi dan hukum, Cucu Kodir, menyebut, memiliki berbagai hasil karya jurnalistik di wilayah Subang seputar pengawasan pemilu.

“Jumlahnya mencapai 105 berita dengan kategori pencegahan, pengawasan, pengawasan, penanganan pelanggaran dan kategori SDM. Cukup lengkap dan semua kita simpan dan dokumentasikan,” imbuhnya.

Dirinya berharap sharing yang berkesinambungan antara jurnalis dengan Bawaslu dan juga ada sosialiasi regulasi untuk jurnalis terus dibina. Sebab, masyarakat itu tahu nya bahwa jurnalis mengetahui segala hal, termasuk tentang tugas, fungsi dan regulasi pengawasan, padahal tidal semua sehingga diperlukan mengetahui aturan-aturannya.

Hal senada dikatakan Komisioner Bawaslu Divisi Pengawasan, Humas dan Hubal, Imanudin, kalau dalam perjalanan selama Pemilu maupun Pilkada berjalan cukup baik.

“Meman sempat ada kesalahan akibat kurang harmonis. Namun akhirnya berhasil diatasi,” timpalnya.

Menurutnya, bila ada kesalahpahaman antara jurnalis dengan bawaslu dikuatirkan berdampak negatif dan mencederai demokrasi.

“Makanya dengan kegiatan ini diharapkan saling memahami tugas masing-masing yang mempunyai tanggungjawab moral terhadap masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan turut dihadiri oleh jajaran Komisioner Bawaslu lainnya, Juju Juhariah dan Jecky Johari, serta Sekretariat Bawaslu yang dipimpin Koorsek, Euis Yulia, dan puluhan jurnalis dari media cetak, elektronik dan online.

BERBAGI