Beranda Daerah Peringati HUT PGRI Ke-74 dan HGN Lebih Awal, Ketua PGRI Cibogo: Bulan...

Peringati HUT PGRI Ke-74 dan HGN Lebih Awal, Ketua PGRI Cibogo: Bulan Desember Ada Study Tour ke Yogyakarta

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Pengurus PGRI Kecamatan Cibogo menggelar peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI ke-74 di halaman GOR Kecamatan Cibogo, Selasa (5/11/2019).

Kegiatan yang dimeriahkan dengan Gerak Jalan Santai yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Subang, HE Kusdinar, ini dihadiri Muspika Cibogo, para kepala sekolah, guru dan para kepala desa serta siswa/i SDN, SMP, SMU/SMK.

Ketua PGRI Kecamatan Cibogo, Jenal Aripin, dalam sambutannya mengatakan, HUT PGRI ke-74 dan HGN merupakan hari istimewa bagi para guru. Pihaknya sengaja lebih awal memperingati momen tersebut karena ke depan banyak kegiatan yang sudah direncanakan.

“Karena kita akan fokus untuk kegiatan bulan Desember mendatang nanti bahwa PGRI Cibogo akan mengadakan study tour ke Yogyakarta, sementara kegiatan tersebut digelar gerak santai serta diikuti oleh guru-guru, para kepala sekolah, para kepala desa serta siswa/i SDN, SMP, SMK dan seluruh orang tua wali se-Kecamatan Cibogo,” paparnya.

Menurutnya, PRGI Cibogo berkomitmen mewujudkan SDM Indonesia unggul, karena menyadari bahwa majunya suatu bangsa tergantung kepada majunya suatu pendidikan dan majunya suatu pendidikan tergantung kepada kualitas para guru.

“Sebagai bentuk pesan dari para guru bahwa sertifikasi sampai saat ini belum cair juga, mudah-mudahan ada jawaban dari Kadisdikbud Subang,” papar Jenal.

Camat Cibogo Sri Novia, mengapresiasi kegiatan tersebut dan menyampaikan terimakasih kepada para guru yang sudah membuat komitmen dan berperan serta beserta jajarannya untuk mencerdaskan anak bangsa.

Kepala Disdikbud Subang, HE Kusdinar, yang juga Ketua PGRI Kabupaten Subang, dalam sambutannya, mengapresiasi gerak jalan santai merupakan kegiatan monumental di salah satu organisasi besar yakni PGRI.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin guru solideritasnya terjalin dan menjaga kekompakan,” katanya.

Menanggapi soal sertifikasi guru yang belum cair, Kusdinar menyebut, keterlambatan itu bukan dari dinas kabupaten, melainkan sekarang ini datanya langsung dapodik.

“Ketika operator di sekolah lambat mengentri data, maka SK GTK dari Jakarta (pusat) pasti lambat turunnya. Yang dibutuhkan persyaratan saat ini adalah info GTK dan daftar hadir harian yang harus terekam oleh dapodik. Semoga minggu-minggu ini akan segera cair, diharapkan para kepala sekolah agar monitor kinerja operator,” pungkas Kusdinar.

(M Sunardi / Ajat Sudrajat)

BERBAGI