Beranda Daerah Dibiayai APBN, Kepala Sekolah di Subang Digembleng Diklat Sebulan Full

Dibiayai APBN, Kepala Sekolah di Subang Digembleng Diklat Sebulan Full

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Sebagian besar kepala sekolah (Kasek) belum lama ini mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penguatan Kepala Sekolah yang bertempat di Puspa Sari, Kecamatan Ciater.

Diklat berlangsung sebulan penuh dari 2 September 2019 hingga 3 Oktober 2019.

Kabid GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Subang, Apud Setiawan melalui Kasi PTK, Asep Jamaludin, mengatakan, diklat kepala sekolah bertujuan memperdalam kemampuan kepala sekolah dalam memimpin dan mengelola satuan pendidikannya serta memiliki performa sebagai kepala sekolah bagi seluruh warga sekolah.

Diklat penguatan kepala sekolah sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah pada pasal 21 huruf e, bahwa kepala sekolah yang sedang menjabat dan belum memiliki Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah wajib mengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan penguatan kepala sekolah.

Berdasarkan peraturan tersebut, Direktoral Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan melalui Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan melaksanakan pendidikan dan pelatihan penguatan kepala sekolah untuk seluruh jenjang.

Diklat diselenggarakan untuk memberikan penguatan kompetensi bagi kepala sekolah dan memantapkan wawasan, pengetahuan, sikap, nilai, serta keterampilan dalam memimpin sekolah.

“Diklat juga dimaksudkan untuk menumbuhkembangkan sikap, pengetahuan dan keterampilan pada dimensi kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi dan sosial, sesuai tuntutan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2007 tentang standar kepala sekolah/madrasah,” papar Asep.

Secara khusus, ungkap dia, diklat bertujuan agar kepala sekolah mampu:

1. Memimpin dan mengelola sekolah;
2. Menguasai seluruh kompetensi yang harus dimiliki oleh kepala sekolah dalam menjalankan tugasnya;
3. Menumbuhkembangkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan pada dimensi kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi dan sosial;
4. Memiliki perform sebagai kepala sekolah yang profesional bagi seluruh warga sekolah;
5. Menjadi contoh ketangguhan, optimisme, dan kreatifitas bagi seluruh warga sekolah di satuan pendidikan yang dipimpin.

“Diklat berlangsung selama satu bulan dari 2 September sampai 3 Oktober 2019. Kita hanya menyediakan tempat dan mengirim para peserta saja, sementara anggarannya dari Badan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BPSDM),” pungkas Asep.

(M Sunardi)

BERBAGI