Beranda Daerah Geledah Kantor BKAD, Kejari Subang Sebut Kasus BPR Syariah Rp4,7 Miliar Naik Penyidikan

Geledah Kantor BKAD, Kejari Subang Sebut Kasus BPR Syariah Rp4,7 Miliar Naik Penyidikan

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Kejaksaan Negeri (Kejari) Subang tengah mengusut kasus Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Syariah senilai Rp4,7 miliar. Diduga, uang tersebut berkaitan dengan modus praktik pencucian uang.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Subang, Faizal, menyebut, penanganan kasus BPR Syariah sudah masuk tahap penyidikan.

“Sudah penyidikan, tapi belum ada tersangka,” ujar Faizal, Senin (7/10/2019).

Sejumlah orang telah diperiksa keterangannya terkait kasus ini. Pihaknya, sambung dia, mengindikasikan jika uang miliaran rupiah tersebut berkaitan dengan tindak pidana pencucian uang.

“Modusnya penyertaan modal. Kasus ini terus kita proses,” tegas Faizal.

Sementara itu, tim penyidik Kejari Subang menggeledah sejumlah ruangan di kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Rabu (9/10/2019). Sejumlah dokumen dibawa petugas dari kantor tersebut.

Diduga, penggeledahan berkaitan dengan upaya Kejari untuk mencari bukti kasus BPR Syariah.

“Iya, ada petugas Kejari. Kita belum hapal apa yang dicari,” ujar Kepala BKAD Subang, Syawal.

Menurut Syawal, data yang dicari memang data tahun 2013. Namun pihaknya menegaskan tidak mengetahui secara pasti.

“Bisa ditanya langsung ke petugas. Saya tidak tahu. Tapi memang tadi minta izin untuk melakukan penggeledahan. Kita kasih izin,” ucapnya.

Aktivis Anti Korupsi Subang, Wawan Setiawan, menyambut positif langkah tegas Kejaksaan dalam mengusut kasus-kasus dugaan korupsi di Subang.

“Korupsi di Subang sudah kian membudaya, berurat berakar, kami apresiasi komitmen penegakan hukum oleh kejaksaan dan berharap kasus-kasus ini diusut sampai tuntas,” ujar Wawan yang juga Ketua LSM JARRAK (Jaringan Aliansi Rakyat Anti Korupsi).

Selanjutnya, Wawan mengimbau para aktivis dan pegiat anti korupsi agar mendukung upaya aparat hukum dalam memberantas perilaku koruptif di Kabupaten Subang.

“Saya berharap para pegiat anti korupsi bersatu, mendukung langkah aparat hukum, agar Subang bersih dari KKN,” tegasnya.

BERBAGI