Beranda Daerah Subang Krisis Guru SD

Subang Krisis Guru SD

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Kabupaten Subang saat ini kekurangan Guru Sekolah Dasar sebanyak 3.500 orang guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Dikatakan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, HE Kusdinar selama ini kekurangan guru SD bisa diisi dengan keberadaan Guru Honorer yang mengabdi.

“Kalau mau penuh dan ideal yang sediakan 3.500 orang guru. Oleh karena kita mengusulkan supaya para guru honorer segera diangkat menjadi PNS atau diangkat statusnya menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K,” katanya, Senin (9/9/2019).

Kata dia hal ini juga untuk memperbaiki kesejahteraan guru honorer yang selama mengabdi dengan imbalan yang kurang layak.

“Apakah mereka (guru honorer) itu mau dibiarkan saja dengan status sukarelawan saja? Dengan gaji 500 ribu? Itu gak fair juga. Kalau hanya segitu (500 ribu rupiah) akan seperti apa kesejahteraannya?” bebernya.

Kemudian fenomena lain pendidikan di Subang ialah banyaknya Sekolah Dasar Negeri yang kekurangan murid sehingga banyak diantaranya harus di-merger dengan sekolah dasar lain untuk mencukup jumlah optimal muridnya.

Kata Kusdinar pada tahun 2004 jumlah Sekolah Dasar Negeri sebanyak 1.004 buah sekarang tinggal 845 buah. Itu akibat dari kekurangan murid. Bahkan ada diantaranya sekolah dengan jumlah muridnya kurang dari 60 orang.

“Itu ‘kan berat akhirnya kita lakukan merger dengan SD Negeri terdekat,” kata Kusdinar.

Lalu salah seorang pemerhati pendidikan, Enjang Black menyatakan pemerintah supaya benar-benar memperhatikan pendidikan di Subang yang menjadi hak warga negara. Oleh karena itu pembangunan bidang pendidikan di Subang harus benar-benar mampu melayani dengan sebaik-baiknya dengan menyediakan sarana sekolah dan SDM-nya.

Dia sangat prihatin banyaknya sekolah yang di-merger. Dia mempertanyakan penyebab dari kekurangan murid.

“Kenapa sampai jumlah murid kurang? Terus jumlah guru juga kurang? Nah, ini jangan sampai mengganggu kualitas pendidikan di Subang,” katanya.

Kata Enjang meminta kepada Pemerintahan dibawah Pimpinan Jimat-Akur supaya segera menyelesaikan masalah ini.

“Agar pendidikan di Subang makin baik. Sesuai dengan janji kampanye dan Program Pembangunannya,” pungkasnya.

(Satriya)

BERBAGI