Beranda Jabar AMPG Jabar Kecewa Konflik PP AMPG Potensial Ganggu Agenda Partai

AMPG Jabar Kecewa Konflik PP AMPG Potensial Ganggu Agenda Partai

BERBAGI

Jabarpress.com, Bandung-Konflik di tubuh Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar Permana(PP AMPG) antara kubu Ketua Umum Ilham Permana dengan kubu Wakil Ketua Nofel Soleh Habibi yang akhir-akhir ini kian meruncing akibat friksi antara kubu Ketum Golkar Airlangga Hartarto dengan kubu Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, sangat disesalkan oleh banyak pihak, diantaranya Ketua AMPG Jabar H Rahmat Sulaeman.

Rahmat menyebut, ketimbang meributkan kisruh di tubuh PP AMPG, para kader Partai Golkar sebaiknya fokus memperjuangkan agenda partai dan memenangkan Pilkada yang akan digelar tahun ini di banyak daerah.

“Kami AMPG Jawa Barat menyayangkan perpecahan yang terjadi di DPP AMPG yang seharusnya bisa diselesaikan secara musyawarah dan mufakat. Sebagai organisasi yang didirikan partai dan merupakan sayap partai, seharusnya para kader memperjuangkan agenda Partai dan memenangkan Pilkada di daerah baik Kabupaten ataupun kota, yang akan dilaksanakan dekat-dekat ini,” ujar Rahmat.

Menurut dia, langkah yang harus dilakukan adalah dengan memperkuat konsolidasi ke daerah kepada para kader, sehingga diharapkan ke depan akan muncul para pemimpin di daerah hasil Pilkada yang berasal dari kader muda AMPG.

Rahmat juga menanggapi pemecatan Ketua Umum PP AMPG Ilham Permana sebagai langkah yang keliru dan tidak tepat. Karena AMPG itu didirikan oleh partai dan pemilihan Ketua dilakukan melalui Munas, Musda atau di tingkatannya.

“SK-nyapun dari partai hasil formatur, maka diberhentikan atau diangkatnya itu bagaimana partai karena itu merupakan in body sebagai ketua Ex officio generasi muda yang menjadikan ketua AMPG,” tegas mantan Ketua DPD KNPI Jabar ini.

Diketahui, kisruh di tubuh PP AMPG ditandai adanya dua kubu, yakni antara Wakil Ketua PP AMPG Nofel Soleh Habibi dan kubu Ketua Umum Ilham Permana.

Diduga rangkaian kisruh ini tak lepas dari adanya perbedaan pandangan di tubuh partai Pohon Beringin antara kubu Airlangga Hartarto dan kubu Bambang Soesatyo dimana kubu Airlangga menginginkan Munas tetap dihelat Desember tahun ini, sementara kubu Bamsoet meminta Munas dipercepat.

BERBAGI