Beranda Ekonomi Nikmati Rasa Khas ‘Lotek Paranti’, Dedi J: Pemerintah Harus Lindungi Makanan Tradisional,...

Nikmati Rasa Khas ‘Lotek Paranti’, Dedi J: Pemerintah Harus Lindungi Makanan Tradisional, Jangan Sampai Diklaim Negara Lain!

BERBAGI

Jabarpress.com, Bandung-Ada banyak ragam kuliner (makanan) tradisional di Jawa Barat, diantaranya yang populer adalah makanan Lotek.

Kuliner khas Sunda yang sangat akrab dengan masyarakat ini, dapat ditemukan di hampir seluruh wilayah Jawa Barat.

Di Kota Bandung yang merupakan destinasi kuliner Jabar, Lotek banyak ditemukan dengan kekhasan masing-masing, meski berbahan dasar serta bumbu yang relatif sama.

Adalah ‘Lotek Paranti’ salah satu jenis Lotek yang punya kekhasan tersendiri.

Lotek Paranti yang berlokasi di Jalan Cilentah No. 4 Buah Batu Kota Bandung ini, sudah ada puluhan tahun silam.

Pemilik Lotek Paranti, Yayat, menyebut, warung lotek ini didirikan oleh ibunya, Hj Uwat, sejak tahun 1953 silam.

“Lotek ini warisan leluhur saya, makanya kami sekeluarga tetap terus pertahankan sampai sekarang,” ujarnya.

Saat ini, warung loteknya dikelola oleh dirinya dibantu istri dan anaknya, Tanti. Yayat menerangkan, meski secara umum berbahan dasar sama, lotek yang dijualnya dengan harga Rp28.000 per porsi ini, punya kekhasan sendiri.

“Ada empingnya, bumbunya lebih ‘kiled’ (kental, pekat). Bahannya juga direbus matang,” paparnya.

Sementara itu, mengenai asal usul nama Lotek Paranti ini, Tanti, anak pemilik warung mengungkapkan, dulu kawasan sekitar lokasi warungnya merupakan tempat kongkow anak-anak muda ‘tempo doeloe’.

“Menurut cerita orangtua saya, zaman dulu, banyak anak-anak muda seneng ngobrol, nongkrong di sekitar sini, terutama di warung lotek ini. Istilahnya kalau sekarang itu semacam cafe. Makanya dinamakan Lotek Paranti. Paranti itu ‘tempat’, Paranti ngobrol atau nongkrong anak muda,” tuturnya.

Seorang pengunjung yang juga tokoh masyarakat Subang, Jawa Barat, Dedi J, mengaku, cukup menikmati kekhasan Lotek Paranti ini.

“Loteknya enak, bahannya semua direbus matang. Bumbunya kental, jadi lebih terasa, ada tahu sama lontongnya juga,” ujar pria berkumis yang hobi kuliner ini.

Menurut mantan Kabid Hukum Polda Jabar yang sangat mengenal wilayah Bandung ini, Jawa Barat khususnya masyarakat Sunda memiliki banyak ragam makanan tradisional. Diantaranya yang populer dan khas adalah Lotek.

Keragaman warisan kuliner tradisional Sunda semacam Lotek ini, papar Dedi J, harus dipertahankan, jangan sampai tergerus oleh produk-produk modern dari luar negeri, bahkan jangan sampai diklaim jadi makanan khas negara lain.

“Lotek ini makanan khas tradisional kita. Pemerintah di semua tingkatan harus melindungi, melestarikan. Jangan sampai punah, tergeser modernisasi. Bahkan jangan sampai diklaim oleh negara lain. Karena itu, para pelaku kuliner tradisional ini harus dibantu, harus diberdayakan agar bisa terus bertahan,” tegas Dedi J.

BERBAGI