Beranda Pendidikan & Pesantren Gelar MOPD, Yayasan Ponpes Darul Uluum Cigadog Optimis Pendidikan Pesantren Itu Unggul

Gelar MOPD, Yayasan Ponpes Darul Uluum Cigadog Optimis Pendidikan Pesantren Itu Unggul

BERBAGI

SUBANG- Yayasan Pondok Pesantren Darul Uluum Desa Cigadog Kecamatan Cisalak kabupaten Subang melaksanakan kegiatan Masa Orientasi Peserta Didik (MOPD) baru Tahun Pelajaran 2019/2020 untuk tingkat SMP dan SMA seratusan peserta didik yang terdiri dari pelajar SMP, SMA dan santri bersemangat mengikuti kegiatan yang dipanitiai para guru di lembaga pendidikan ini.

Menurut Ketua Yayasan, Kyai Ayat Syarifudin, S.Pd.I kegiatan MOPD di lembaga yang dipimpinnya merupakan agenda rutin dan wajib diikuti semua calon siswa atau santri,” Pengenalan lingkungan, kurikulum sekolah, agenda pondok pesantren diberikan para guru dalam kegiatan tersebut, intinya memberikan gambaran situasi lembaga secara umum bagi para siswa baru,” ungkapnya.

Menurut Kyai alumni Ponpes Cipulus Purwakarta ini, gaya pendidikan pesantren yang dipimpinnya memiliki warna berbeda, perpaduan pendidikan sekolah dan pesantren diharapkan menjadi output amal shaleh santri setelah tamat belajar.

“Di MOPD juga dijelaskan tujuan pendidikan di pondok, karena di sini pendidikan terpadu di sekolah dan pendidikan kepesantrenan, setelah belajar mereka ngaji dan belajar hidup mandiri, dan dijelaskan juga mereka akan memiliki ijazah setelah 3 tahun belajar di SMP atau SMA sama seperti di sekolah umum lainnya, karena SMP dan SMA Darul Uluum sudah terakreditasi di Badan Akreditasi Sekolah Provinsi Jawa Barat,” jelasnya.

Pendidikan Pesantren itu Unggul Tak Kalah dari Pendidikan di Sekolah Formal

Yayasan Darul Uluum saat ini memiliki kompleks pendidikan sekolah dan asrama pondok pesantren. Santri diajarkan berbagai ilmu agama seperti fiqih, aqidah, Akhlak hingga tata bahasa Arab atau nahwu sharaf, diantaranya bersumber dari kitab-kitab kuning.

“Santri juga belajar berpidato atau muhadoroh, dilatih kemampuan di masyarakat dengan belajar tahlil, marhaba. Jadi sekolah sambil mondok itu sebenarnya memiliki kemanfaatan besar bagi anak dan orang tuanya juga, di dunia dan akherat,” terang Ayat.

Kegiatan ekstrakuler santri di pondok juga terbilang lengkap, pencak silat, bulutangkis penjelajahan alam yang dikelola oleh para pembimbing di pondok pesantren.

“Insya Alloh, kami yakin amaliyah ibadah yang dilakukan para santri membantu menanggulangi kenakalan remaja karena semua yang dilakukan di pondokmerupakan terapi keagamaan, mudah-mudahan Alloh SWT memberi jalan yang lurus kepada anak-anak yang mondok di pondok pesantren Darul Uluum Cigadog Desa Cisalak Kabupaten Subang,” pungkasnya.

BERBAGI