Beranda Pendidikan Semarakkan Ramadhan, Ponpes Darul Falah Gelar Sanlat

Semarakkan Ramadhan, Ponpes Darul Falah Gelar Sanlat

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Kegiatan pesantren kilat merupakan tradisi belajar ilmu agama di bulan Ramadan. Pesantren kilat atau yang kerennya disingkat sanlat ini biasanya digelar DKM Masjid, Majlis Talim hingga Pondok Pesantren.

Di Pondok Pesantren Darul Falah Desa Cimanggu pesantren kilat juga digelar guna menyambut Ramadan 1440 Hijriyah, tepatnya di Desa Cimanggu, Kecamatan Cisalak.

Sanlat Ramadan yang diikuti pelajar tingkat, SD, SMP dan SMA, ini mengambil tema mengikuti jejak Rasulullah SAW yang berakhlakul Karimah, yang membedakan dari sanlat di Ponpes Darul Falah ini adalah ada aspek pengajaran seni budaya Sunda.

“Hidup manusia itu ada peradabannya yang di dalamnya ada aspek budaya, dan memahami seni dan budaya itu juga untuk menyelami keutuhan ilmu yang Alloh SWT turunkan untuk mamahami.manusia secara utuh, makanya kita disini mengajarkan aspek seni bagi para santri kilat,” ungkap pimpinan Ponpes Darul Falah, Ustadz Ridwan Hartiwan.

Pembelajaran kreatif, santai dan menyenangkan diusung dan dipanitiai diantaranya santri yang tergabung dalam organisasi anggota Satuan Pelajar, Pemuda dan Mahasiswa (SAPMA) komisariat Ponpes Darul Falah.

“Sanlat dipanitiai santri yang ikut gabung di SAPMA Pemuda Pancasila rata-rata tingkat SMA, merekai bukan hanya mengajarkan ilmu agama tetapi juga menularkan rasa kecintaan terhadap 4 pilar kebangsaan, intinya supaya mereka bisa utuh memamahi ilmu agama dan mengajak untuk mencintai negaranya, Indonesia,” lanjutnya.

Beberapa pelajaran keIslaman diajarkan dalam Sanlat ini diantaranya, Fiqh, Aqidah Akhlak, Praktik Salat, dan hafalan surat-surat pendek, selain itu ada pengajaran Sirah nabawiyah dan doa-doa keseharian.

Sanlat Ramadan tahun ini berbarengan dengan ujian penilaian akhir tahun atau ujian Semester akhir 2019/2020, dikatakan ketua panitia Sanlat Ramadan 1440 Hijriyah jika program sanlat tak mengganggu kegiatan ujian karena pelaksanaan sanlat akan dilaksanakan siang hari Pukul 13-17.00 WIB.

“Kita sesuaikan dengan Ujian semester di sekolah, kegiatan sanlat pada siang hari jam 14.00-16.00 WIB, workshop seni pada pukul 16.00 WIB sampai waktu buka puasa. Pada workshop ini santri bisa dilatih untuk latihan seni seperti marawis, kesenian sunda, angklung, gitar hingga piano, atau folksong, paduan suara dan lain-lain sambil ngabuburit,” ungkapnya.

Sanlat Ramadan pada tahun ini juga mengajak para peserta untuk tinggal di pesantren, shalat tarawih dan pengajian subuh bada tarawih hingga itikaf di Masjid, rencananya kegiatan sanlat akan diakhiri pada 1 Juni 2019.

“Penutupan Sanlat Ramadan 1440 Hijriyah ini pada 1 Juni 2019 sambil buka bersama dengan banyak pihak salah satunya juga melalui kegiatan santunan, pembagian sertifikat sanlat serta dalam rangka Nuzulul Quran,” ungkap Sari, 17 sekretaris Panitia Sanlat.

Sanlat Ramadan 1440 Hijriyah tahun ini juga melibatkan Pelajar, Santri dan Pemuda sekitar pondok pesantren untuk ikut serta belajar ilmu agama.

“Khusus Para pemuda yang sekolah di SMP/SMA umum kami mengajak mereka belajar agama Islam setiap Malam Minggu yang diisi dengan Tausiyah, Tarawih dan Makan Berjama’ah,” pungkasnya.

BERBAGI