Beranda Daerah Usulan Kegiatan Selalu Gagal Realisasi, LPM Cikaum Tuding Musrenbang Kabupaten Cuma Formalitas

Usulan Kegiatan Selalu Gagal Realisasi, LPM Cikaum Tuding Musrenbang Kabupaten Cuma Formalitas

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Tahapan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2020 tingkat Kabupaten Subang sudah dimulai.

Sejumlah kalangan masyarakat berharap, hasil musrenbang tersebut dibuka untuk umum agar publik mengetahui dengan jelas dan transparan mengenai program-program pemerintah kedepan.

“Kami berharap, BP4D memasang pengumuman hasil dari musrenbang, agar semuanya jelas dan transparan sesuai dengan UU Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, dan agar tidak ada kecurigaan yang berkaitan dengan perencanaan anggaran yang akan diakomodir di tahun 2020,” ujar Ketua DPC LPM Kecamatan Cikaum, Ujang Riswara, kepada Jabarpress.com.

Transparansi hasil musrenbang ini harus dilakukan agar jangan sampai terulang kembali seperti musrenbang tahun 2018, dimana di bidang Sosbud Kecamatan Cikaum mengajukan kegiatan skala prioritas yaitu RKB SDN Tanjungjaya dan sudah disepakati oleh OPD Dinas Pendidikan, tapi kenyataannya dalam realisasi tahun anggaran 2019, kegiatan tersebut tidak ada, bahkan yang diajukan dan sudah disepakati pun, semuanya tidak ada (tidak direalisasi).

“Apa yang terjadi? Apakah kurang pendekatan dengan oknum pejabat dinas terkait ataukah kurang sesaji? Sehingga kegiatan skala prioritas yang menjadi unggulan di bidang Sosbud tidak dapat diakomodir,” katanya.

Dia menyesalkan sekaligus mempertanyakan pelaksanaan musrenbang yang dinilainya cuma formalitas.

“Untuk apa Musrenbang atau musyawarah kalau toh akhirnya tidak ada realisasi? Padahal jelas bupati hari ini dengan Jawara-nya ingin mencerdaskan anak bangsa. Mungkin salah satunya inprastruktur di bidang pendidikan agar anak sekolah tenang dan nyaman. Tapi, bagaimana mau tenang dan nyaman kalau sekolah seperti SDN Tanjungjaya hanya dengan 5 ruang kelas belajar ini terjadi sudah lama bukan satu atau dua tahun. Apakah memang tidak ada kepedulian dari dinas itu sendiri sampai-sampai ada sekolah dengan 5 ruang kelas saja enggak tahu?,” paparnya.

Ujang yang juga salah satu delegasi musrenbang dari Kecamatan Cikaum ini berharap, formalitas musrenbang seperti yang terjadi 2018, 2019 dan seterusnya tidak terjadi lagi.

“Kita berharap, realisasi program usulan musrenbang tahun 2020 ini jangan sampai titik kegiatannya dapat dialihkan seenaknya oleh orang atau oknum yang tidak bertanggungjawab, hanya karena mereka punya kedekatan,” tegasnya.

BERBAGI