Beranda Ekonomi KSP Sebut Presiden Jokowi Luncurkan Pembiayaan UMi untuk Jangkau UKM Pedesaan

KSP Sebut Presiden Jokowi Luncurkan Pembiayaan UMi untuk Jangkau UKM Pedesaan

BERBAGI

Jabarpress.com, Jakarta-Kantor Staf Presiden melakukan pengawalan penuh agar Amanat UU Desa yang menjadi harapan Presiden Jokowi dapat terlaksana dengan baik dan melakukan kerja lintas sektor.

Pada 25 Februari 2019, digelar rakor lanjutan dengan BAKTI KOMINFO, BP2DK dan Direktorat Perbendaharaan Kementerian Keuangan.

Dalam rapat tersebut, Staf Kepresidenan Ariani Djalal menyampaikan bahwa pengembangan desa dan kawasan membutuhkan bantuan keuangan mikro yang tidak bankable.

Sebagaimana harapan Presiden Jokowi yang telah meresmikan program Pembiayaan Ultra Mikro beberapa bulan lalu yang menjadi tumpuan pertumbuhan ekonomi usaha keluarga.

Djoko Hendratto, selaku Direktur Sistem Manajemen Investasi Direktorat Perbendaharaan Kementerian Keuangan secara khusus menyatakan, tahun 2018 program UMi ditargetkan untuk menyentuh 800.000 pelaku usaha mikro yang tidak bankable.

Dan di tahun 2019, UMi bisa menjangkau kebutuhan para petani dalam membangun desa dan kawasan di Subang.

Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) merupakan program tahap lanjutan dari program bantuan sosial menjadi kemandirian usaha yang menyasar usaha mikro yang berada di lapisan terbawah, yang belum bisa difasilitasi perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

UMi memberikan fasilitas pembiayaan maksimal Rp10 juta per nasabah dan disalurkan oleh Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB).

Pemerintah menunjuk Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Investasi Pemerintah (PIP) sebagai coordinated fund pembiayaan UMi. Pembiayaan UMi disalurkan melalui LKBB.

Saat ini lembaga yang menyalurkan pembiayaan UMi antara lain: PT Pegadaian (Persero), PT Bahana Artha Ventura, serta PT Permodalan Nasional Madani (Persero).

Sumber pendanaan berasal dari APBN, kontribusi pemerintah daerah dan lembaga-lembaga keuangan, baik domestik maupun global.

BERBAGI