Beranda Daerah Raja Galuh Pakuan Sebut Program Jawara Bupati Bohong

Raja Galuh Pakuan Sebut Program Jawara Bupati Bohong

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Raja Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi menyayangkan Bupati tidak hadir pada Seminar Gerakan Masyarakat Membangun Desa Dengan BUMDES.

“Padahal panitia sudah menyediakan waktu untuk (Bupati) bicara lebih awal,” ujar Evi, Minggu (9/2/2019).

Sayangnya Bupati tidak hadir. Padahal, kata Evi, ini merupakan kesempatan bagi Bupati untuk merealisasikan membasmi bank emok atau praktik rentenir.

Dalam seminar itu ‎staf Kantor Presiden (KSP) membicarakan membawa program dari lembaga pembiayaan dana bergulir dari Kementerian Koperasi.

“Sayang sekali ya. Ngalalaworakeun kesempatan ini. Padahal itu sangat nyambung dengan Program Jawara memberantas bank emok,” katanya.

Selanjutnya dia menyatakan sangat sangsi kalau mengandalkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Subang.

“Karena anggarannya tidak ada untuk itu,” tegasnya.

Sedangkan dari Kementerian Koperasi telah menyiapkan anggaran untuk Lembaga Pembiayaan Dana ‎Bergulir (LPDB) sebesar Rp1,5 triliun rupiah.

“Artinya Program Jawara yang diusung Bupati untuk memberantas bank emok itu bohong. Karena ini ada kesempatan tapi tidak dimanfaatkan secara serius,” ungkapnya.

Menurutnya, saat berlangsung seminar itu, idealnya Bupati datang dan bicara menyampaikan keseriusannya.

“Sayang sekali yang datang hanya Kepala Bidang Pemberdayaan Desa. Sehingga tidak terlalu kuat menunjukkan keseriusannya,” imbuhnya lagi.

Pada kesempatan seminar itu, hadir Direktur Pengembangan Usaha Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir (LPDB), Iman Pribadi, yang siap menggelontorkan dana LPDB sebesar Rp1,5 triliun.

“Itu artinya pesiden telah memprioritaskan Pemkab Subang untuk mengakses dana bergulir itu untuk masyarakat Subang,” katanya.

Dari Rp1,5 triliun, lanjut Evi, untuk ‎koperasi syariah sebesar Rp525 miliar.

“Dan koperasi konvensional sebesar Rp975 miliar,” imbuhnya.

Acara seminar tersebut dihadiri oleh 138 kepala desa di Kabupaten Subang beserta pimpinan BUMDES-nya.

BERBAGI