Beranda Ekonomi Bahas Dampak Kandang Ayam, Warga Sindangsari dan Pengusaha Bertemu di Kantor Desa

Bahas Dampak Kandang Ayam, Warga Sindangsari dan Pengusaha Bertemu di Kantor Desa

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Puluhan warga Kampung Bongas Desa Sindangsari Kecamatan Cikaum menggelar pertemuan dengan pengusaha kandang ayam (agro) di aula Kantor Desa Sindangsari, Jumat (8/2/2019).

Pertemuan dihadiri langsung oleh Kades Sindangsari Saepudin beserta jajaran pemdes, pemilik kandang ayam Arif, serta puluhan warga Bongas.

Pertemuan tersebut membahas dampak berdirinya perusahaan kandang ayam dan aspirasi warga terkait kontribusi perusahaan terhadap lingkungan setempat.

Ketua RW Kampung Bongas, Alan, mewakili warganya mengungkapkan, pihaknya meminta perusahaan menyepakati sejumlah aspirasi masyarakat sebagai wujud kontribusi terhadap lingkungan.

Diantaranya, bantuan ayam untuk warga sekitar secara rutin, sekam, berak (kotoran ayam), tenaga kerja lokal hingga ‘kadeudeuh’ untuk RT/RW.

“Untuk sekam, kita minta Rp1.000 per karung, berak Rp500 per karung dan tenaga kerja setempat dua orang per kandang. Kemudian ‘koordinasian’ (kadeudeuh) untuk RT/RW, serta bantuan saat mengajukan proposal kegiatan ke perusahaan,” papar Alan.

Menurutnya, pihak perusahaan sudah siap menyepakati tuntutan warga tersebut.

“Nanti semua aspirasi dan masukan warga kami dibuat berita acara untuk MoU dengan perusahaan,” ucapnya.

Pemilik kandang ayam, Arif, menegaskan, siap menerima aspirasi dan tuntutan warga serta berjanji akan memenuhinya.

“MoU-nya sedang disiapkan, masukan dan aspirasi warga siap kita realisasikan,” katanya kepada Jabarpress.com.

Dia menerangkan, pembangunan kandang ayam miliknya berdiri di lahan pribadi seluas 1,1 hektare. Berstatus skala menengah, terdiri dari dua lokal bangunan kandang, dengan kapasitas 40.000 ekor ayam per kandang.

“Bangunannya sudah rampung, tinggal produksi, dan kita pastikan perizinannya komplit, baik IMB maupun izin-izin yang diperlukan lainnya,” ungkap Arif.

Kades Sindangsari, Saepudin, berharap, keberadaan perusahaan ayam di wilayahnya bisa memberikan dampak dan manfaat atau kontribusi positif bagi warganya.

“Kita berharap perusahaan juga membangun sinergis dengan lingkungan sekitar serta pemerintah setempat,” imbuhnya.

BERBAGI